Suara.com - Seorang pria yang diperkirakan berusia 50 tahun diangkut Suku Dinas Sosial Jakarta Timur di titik penyekatan PPKM Darurat Jalan Lampiri, Kalimalang, Jakarta Timur, Kamis (15/7/2021).
Pria yang tidak diketahui namanya itu diangkut karena sudah beberapa berkeliaran di ruas jalan, sehingga membahayakan pengendara yang melintas dan dirinya sendiri.
“Dia lalu lalang membahayakan kendaraan yang lain, mengkhawatirkan pengendara lain,” kata Daenk Amir, petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, kepada wartawan di lokasi, Kamis (15/7/2021).
Kata Daenk, kondisi pria itu dalam keadaan sehat, namun diduga ingatan telah terganggu.
“Tidak sakit sepertinya orang linglung,” imbuhnya.
Saat diamankan pria tersebut sedang beristirahat di bawah jalan layang. Dia pasrah saat diangkut ke mobil Dinas Sosial.
Kata Daeng, pria itu diduga berasal dari Jatiwaringin, Bekasi. Adapun ciri-ciri dari pria itu berkepala gundul dan mengenakan kaos berwarna cokelat serta masker hitam.
Selanjutnya akan dibawa ke tempat penampungan sebelum dikembalikan ke keluarganya.
“Kalau kami dapatkan alamatnya, kami kembalikan ke keluarga, kalau tidak ketemu kami tampung,” ujarnya.
Baca Juga: Sudah Jam 10 Lewat, Aparat Biarkan Pekerja Esensial-Kritikal Lintasi Penyekatan Kalimalang
Berita Terkait
-
Protes Tes Antigen Berbayar, Anggota DPRD Hampir Ricuh Dengan Petugas Penyekatan
-
Sudah Jam 10 Lewat, Aparat Biarkan Pekerja Esensial-Kritikal Lintasi Penyekatan Kalimalang
-
Jalan Tikus Sekitar 100 Titik Penyekatan PPKM Darurat ke Jakarta Tidak Dijaga Polisi
-
Penyekatan PKKM Darurat Diperketat, Jalur Kalimalang Terpantau Lancar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal