“Kondisi jalanan lagi macet banget. Terus di samping ada ambulans dan sirenenya nyala. Saya kira kosong kan, tahunya pas lihat ada dua mayat,” paparnya.
Nabila harus menyaksikan dua mayat itu sekitar setengah jam, mengingat jalanan yang sedang macet.
“Terus juga mereka gerak-gerak, karena mesin ambulansnya kan nyala,” tambahnya.
Semenjak saat itulah, Nadia memiliki ketakutan dengan suara sirene ambulans.
Nabila bukan tak berniat menghilangkan ketakutannya ini. Pernah suatu ketika, dia ingin mendatangi psikolog, namun berdasarkan informasi yang diterimanya dari seorang teman yang senasib dengannya, wanita itu lantas mengurungkan niat itu.
“Jadi teman saya juga ada yang takut dengan suara ambulans, dia pernah ke psikolog, saat diterapi ternyata yang didengarkan itu suara sirene ambulans juga. Jadi dapat info itu saya sudah takut duluan,” ujarnya.
Melihat situasi saat ini, Nabila mengungkapkan merasa sangat tidak nyaman. Kendati demikian dia perlahan melawan rasa takutnya itu.
“Sudah merasa ada perubahan, dari dulu sampai sekarang,” tandasnya.
Trauma Bertemu di Jalan
Baca Juga: Rakyat Lagi Hancur-hancuran Digempur Covid, Pak Mahfud Masih Nikmat Nonton Sinetron?
Keresahan yang sama juga dialami Khalda (25). Dia mengaku juga memiliki ketakutan dengan suara sirene ambulans.
Terlebih saat ini, dia harus berjuang melawan rasa takutnya. Tak jarang ketika berkendara, dia harus menepi untuk menenangkan dirinya saat ada ambulans yang melintas.
“Jadi kalau ada ambulans ketemu di jalan, ya pilihan saya cuma ada dua, saya ngebut atau menepi. Tergantung ambulansnya ada di mana,” ujarnya.
Sementara jika berada di rumah Khalda mengaku jauh lebih aman, karena bisa bersembunyi dan menenangkan dirinya dengan lebih baik.
Khalda mengaku ketakutannya terhadap suara sirene juga karena pengalaman buruknya saat masih kecil. Saat itu neneknya sedang dirawat di rumah sakit. Dia pun datang untuk menjenguknya.
Namun karena dia masih kecil, dia tidak diizinkan untuk masuk ke ruangan neneknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim