Suara.com - Ketua DPR Puan Maharani memberi perhatian khusus kepada Vino, anak usia 10 tahun yang duduk di kelas 3 SD. Perhatian itu menyusul hidup Vino yang kini sebatang kara ditinggal wafat kedua orang tua karena Covid-19.
Diketahui kisah Vino menjadi ramai diperbincangkan lantaran kini ia sedang melakukan isolasi mandiri seorang diri di rumahnya di Kampung Linggang Purworejo, Tering, kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Orang tua Vino meninggal dunia usai dinyatakan positif Covid-19 dan dalam perawatan. Ibunya meninggal pada Senin (19/7), sedangkan sang ayah meninggal keesokan harinya.
Karena hal itu Puan kemudian memberi perhatian kepada Vino lantaran pilu mengetahui Vino yang menjalani isoman sendirian.
“Begitu mendengar berita tersebut, sebagai seorang ibu yang punya dua anak, hati saya pilu mendegar anak sekecil Vino sudah yatim piatu,” kata Puan di Jakarta, Jumat (23/7/2021).
Menurut Puan negara harus hadir menjamin segala kebutuhan Vino. Tidak hanya kepada Vino, ia meminta jaminan serupa juga diberikan kepada anak-anak lainnya yang mengalami hal serupa Vino.
“Dalam kondisi seperti ini, negara harus hadir menjamin segala kebutuhan Vino dan anak-anak Indonesia lain yang mengalami nasib serupa,” kata Puan.
Tag
Berita Terkait
-
Puan Maharani: 5 Hari ke Depan Krusial, PPKM Darurat Jangan Kendur!
-
Idul Adha saat Pandemi, Puan Maharani: Waktunya Kurban untuk Kepentingan Lebih Besar
-
Ketua DPR Minta Komunikasi Publik tentang PPKM Darurat Dijalankan secara Serius
-
Ketua DPR: Solidaritas Rakyat Buktikan PPKM Darurat Mampu Tekan Laju Penularan Covid-19
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral
-
Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan
-
Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati