Suara.com - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memiliki cara untuk merangsang anak-anak untuk meningkatkan kesadaran menerapkan protokol kesehatan. Dia memberikan hadiah kepada ratusan anak di Pulowetan Pulorejo dengan dana yang bersumber dari gaji pribadi.
"Ini cara untuk menstimulus mereka yang rajin bermasker, utamanya anak-anak. Ini menjadi media yang efektif untuk terus menyapa bersosialisasi pentingnya prokes sekarang," kata Ika Puspitasari dalam laporan Jatimnet.
Kota Mojokerto, kata Ika Puspitasari, menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur dengan tingkat kepatuhan warga terhadap penggunaan masker dan jaga jarak mencapai 93 persen.
Begitu juga target capaian vaksinasi untuk warganya hingga 20 Juli 2021 menyentuh angka 86,50 persen sehingga menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang capaian vaksinnya hampir 90 persen.
Capaian tersebut pernah mendapat apresiasi dari Wakil Presiden Maruf Amin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
"Saya memang berupaya turun ke masyarakat setiap hari seperti ini, sambil menyapa sekaligus mengingatkan mereka untuk terus tertib bermasker ketika beraktivitas di luar rumah. Utamanya anak-anak, agar mereka tertib prokes," kata dia.
Pasalnya, kata Ika Puspitasari, vitamin D dari sinar matahari masih sangat bagus bagi tubuh manusia.
"Karena terbukti dengan berjemur paling tidak minimal 10 menit dengan menekan titik timus, akan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan imunitas tubuh kita (manusia)," kata dia.
Baca Juga: Nah Lho! PNS Mojokerto Wajib ShareLoc Agar Tak Kabur Mudik Lebaran 2021
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China