Suara.com - Sebanyak 240 ribu warga di Jakarta Barat telah disuntik vaksin Covid-19 lewat program Vaksinasi Merdeka yang diluncurkan Polda Metro Jaya.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo mengatakan Vaksin Merdeka berlangsung selama 17 hari, yakni dari tanggal 1 sampai 17 Agustus.
“Sampai 17 Agustus closing-nya 240 ribu orang. Kalau kita bilangnya tercapai target maksimal karena enggak mungkin 100 persen," kata Ady saat dihubungi wartawan, Kamis (19/8/2021).
Dai mengatakan, meski berhasil menjangkau 240 ribu warga di Jakarta Barat, masih ada sejumlah masyarakat yang tidak dapat divaksin karena memiliki penyakit tertentu atau baru saja terpapar Covid-19.
Lanjutnya, selama vaksinasi berlangsung di Jakarta Barat terdapat 209 gerai vaksin yang dibantu 900 tenaga kesehatan.
Sebanyak 200 orang di antaranya merupakan tenaga kesehatan profesional dan 700 lainnya merupakan mahasiswa.
Kepada mereka Ady mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi.
Sementara itu, untuk vaksinasi Covid-19 dosis kedua akan diselenggarakan di sejumlah lokasi di Jakarta Barat dan rencananya dimulai pada September 2021 nanti.
Baca Juga: 40 Persen yang Divaksin Ber-KTP Daerah, Wagub DKI: Mungkin di Sini Tempatnya Lebih Baik
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara