Suara.com - Mal Margo City, Depok, Jawa Barat ambruk pada Sabtu (21/8/2021). Akibat insiden tersebut, sebanyak 11 orang terluka dan 1 orang meninggal dunia.
Peristiwa ambruknya plafon bangunan Mal Margo City dari ketinggian sekitar 20 meter terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Sebelum ambruk, sempat terdengar suara ledakan cukup keras di dalam mal tersebut.
Berikut Suara.com merangkum sederet fakta terbaru dari insiden ambruknya Mal Margo City, Minggu (22/8/2021).
1. Penjelasan Pengelola Margo City soal Ambruknya Sejumlah Bangunan
Reza Ardianda, selaku pengelola Mall Margo City, Depok, Jawa Barat, buka suara terkait insiden ambruknya plafon di salah satu bangunan sore tadi.
Dia memastikan peristiwa itu bukan merupakan ledakan seperti informasi yang beredar di media sosial.
2. Plafon Ambruk, Pengelola Mall Margo City: Ini Bukan Tindakan Terorisme atau kriminalisme
Baca Juga: BP Jamsostek Beri Santunan ke Korban Ledakan Margo City, Ini Daftarnya
Pengelola Mall Margo City memastikan ambruknya plafon di sana bukan tindakan terorisme. Hal itu dikatakan Reza Ardianda, selaku pengelola Mall Margo City, Depok, Jawa Barat.
Dia memastikan peristiwa itu bukan merupakan ledakan seperti informasi yang beredar di media sosial.
3. Daftar Rumah Sakit Merawat Korban Mal Margo City Ambruk, Ada 11 Orang
Pengelola Margo City Depok belum dapat memastikan total kerugian akibat gedung yang runtuh, Sabtu (21/8/2021) sore kemarin. Menurut Head of Marketing Communication Margo City Depok, Reza Ardiananda, mereka masih fokus pada pengananan korban.
Seperti diketahui, bangunan Margo City yang runtuh menelan 11 korban luka yang terdiri dari petugas keamanan, pegawai dan pengunjung pusat perbelanjaan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam