Suara.com - Aksi polisi lalu lintas yang melempar Surat Izin Mengemudi atau SIM pengendara saat memeriksa surat-surat viral di media sosial.
Adegan itu viral salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jakarta_zone, Minggu (22/8/2021).
Dalam video singkat yang beredar, tampak oknum polisi bertindak semena-mena terhadap pengendara mobil. Ia berbicara dengan nada tinggi kepada pengendara tersebut. Sedangkan, sopir mobil itu terlihat diam mengikuti arahan dari sang polisi.
Sang pengendara kemudian membuka dompetnya untuk mengeluarkan surat-surat kendaraan yang dibutuhkan.
“Itu KTP SIM mana?,” ujar polisi sambil menarik SIM dari tangan pengendara.
Dia kemudian menegaskan jika pengendara tersebut tidak miliki STNK dan SIM, ia tidak diperbolehkan untuk melintas.
"Kalau tidak ada STNK saya tidak kasih jalan kau," ucapnya.
Setelah melihat SIM dari pengendara itu, polisi tersebut melemparkannya dari luar jendela mobil.
Hingga tulisan ini dipublikasikan, belum diketahui di mana lokasi peristiwa tersebut.
Baca Juga: Momen Haru Ayah Genggam Tangan Putrinya di Acara Lamaran, Warganet Auto Iri
Namun, video berdurasi 25 detik ini mengundang beragam reaksi warganet. Beberapa darii mereka menyayangkan aksi oknum polisi kepada pengendara mobil tersebut.
“Ngasih tau baik-baik kali pak.. ngerusak citra polisi aja,” ujar warganet.
“Sombong amat,” tulis warganet.
“Sampe dibuang gitu KTP-nya” tutur warganet.
"Coba @divisihumaspolri bisa mengklarifikasi kejadiannya, agar tidak timbul fitnah dan berita tidak benar," ucap warganet menyebut akun Instagram Humas Polri.
"Wooowww..... Galak amat pak polisinya," celetuk warganet.
Berita Terkait
-
Momen Haru Ayah Genggam Tangan Putrinya di Acara Lamaran, Warganet Auto Iri
-
Emak-emak Minta 3 Nasi Kotak di Hajatan, Gelar Kardus Bekas di Toilet
-
CEK FAKTA: Benarkah Ketua Satgas Covid-19 Imbau Hirup Uap Air Panas Untuk Bunuh Corona?
-
Geger Mie Ayam Diduga Isi Kepala Tikus, Pemilik Warung Laporkan Penyebar Video
-
Heboh Video Pria Diam-Diam Lakukan Ini di Pesta Nikah, Ekspresi Istrinya Disorot
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC
-
Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi