Suara.com - Akun Facebook Imoenx Mul Yadi (fb.com/imoenx.mulyadi) pada 21 Agustus 2021 mengunggah sebuah gambar yang memperlihatkan pengumuman pertamina tidak melayani pengisian pertalite untuk 2 tak.
Pengumuman itu tertulis di selembar kertas putih, lengkap dengan nomor, cap, contact center, dan logo dari Pertamina dengan narasi sebagai berikut:
“Ok Lah kalo gitu,, kalian tegas.. Kami berontak…!! Karena 2tak kami gak bisa muvon di lintasan. Cam kan itu”
Berikut isi pengumumannya:
“Jakarta, 22 Agustus 2021 No. 1119/Q23030/2021-S3
Perihal: Edaran
Yang terhormat, Seluruh Pengecer PENGUMUMAN, MULAI TANGGAL 22 AGUSTUS 2021, SEMUA SPBU TIDAK MELAYANI PENGISIAN PERTALITE UNTUK 2 TAK
Regional Jawa Bagian Barat Jalan Kramat Raya No. 59 Jakarta 10450 Indonesia”.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Viral Tulisan Tangan Anak SMA Bak Ketikan Komputer, Warganet Tak Habis Pikir
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Media SUara.com, klaim adanya pengumuman bahwa Pertamia mulai tanggal 22 Agustus 2021 di semua SPBU tidak melayani pengisian Pertalite untuk kendaraan 2 tak merupakan konten palsu.
Faktanya, Unit Manager Communication Relations dan CSR MOR III PT Pertamina (Persero), Eko Kristiawan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Dilansir dari Liputan6 dan Kompas, Eko menyatakan kendati memuat logo dan contact center yang menyerupai aslinya, pengumuman itu tidak resmi dari Pertamina.
“Hoax, informasi tersebut tidak benar. Itu (pengumuman) bukan dari Pertamina,” kata Eko saat dihubungi Kompas, Minggu (22/8/2021).
“Tidak benar ada info tersebut dari Pertamina. Karena tidak benar maka masuk kategori hoax ya,” ungkap Eko kepada Liputan6, Minggu (22/8/2021).
Eko mengimbau, agar masyarakat mewaspadai informasi palsu dan hoaks yang mengatasnamakan PT Pertamina (Persero).
“Apabila masyarakat ingin mendapatkan informasi tentang produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi call center 135. Masyarakat tidak perlu khawatir, hal-hal yang kurang pas tentu akan diluruskan,” tandasnya.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa informasi SPBU tidak melayani pengisian pertalite untuk 2 tak adalah konten palsu.
Berita Terkait
-
Viral Tulisan Tangan Anak SMA Bak Ketikan Komputer, Warganet Tak Habis Pikir
-
Tak Tahu Medan Parkir, Mobil Ini Nyaris Terjun dari Atas Parkiran Gedung
-
Mahasiswa Dugem di Atas Mobil Ambulans, Awalnya Cari Kayu Berakhir Bikin Malu
-
Viral Bapak Tukang Becak Salat di Emperan Ruko, Sosoknya Dipuji Warganet
-
Bikin Merinding! Mobil Masuk Kuburan Jadi Sorotan, Sosok Kakek Misterius Disebut-sebut
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!