Suara.com - Sebuah spanduk yang menyatakan dukungan untuk Gubernur Anies Baswedan menjadi Presiden muncul di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Slipi, Jakarta Barat, Senin (30/8/2021). Alat peraga ini pun sempat menjadi perhatian masyarakat.
Spanduk itu memajang foto Anies yang memakai baju batik lengkap dengan tulisan Anies Baswedan for Presiden 2024. Lalu ada juga foto seorang pria yang mengenakan batik pula lebih kecil di sebelah Anies.
Spanduk itu ditulis berasal dari Dewan Pengurus Partai Aksi Rakyat Bersatu. Namun pada Senin malam, spanduk tersebut sudah tercopot.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku belum mengetahui secara langsung mengenai pemasangan spanduk tersebut. Kendati demikian, ia tak mempersoalkannya.
"Saya belum tahu spanduknya seperti apa," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/8/2021).
Riza bahkan menganggap munculnya spanduk tersebut adalah bagian dari ekspresi warga yang ingin mendukung Anies menjadi Presiden. Sebab, di era demokrasi sekarang ini, hal itu dianggap wajar.
"Ini kan era demokrasi dan keputusan bersama (sekelompok masyarakat) untuk menyampaikan pendapatnya," katanya.
Namun, Riza tak mau lebih jauh membahas soal spanduk tersebut. Ia menyatakan pihaknya akan menjalani berbagai program sampai masa jabatan habis 2022 mendatang.
"Kami di Jakarta mau fokus pada RPJMD untuk mewujudkan maju kotanya, bahagia warganya," pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo Bisa Melejit di Pilpres 2024, Pengamat: Asal Gandeng Tokoh Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang