Suara.com - PemerIntah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan sejumlah pihak mengadakan program mobil vaksin keliling. Kegiatan ini dibuat demi mempercepat penyaluran vaksin Covid-19 kepada warga.
Berdasarkan data dari Jakarta Smart City, pada Kamis (2/9/2021) ada delapan lokasi yang akan didatangi oleh mobil vaksin keliling ini. Lalu ada juga tiga tempat sentra mini vaksinasi Covid-19.
Dengan demikian, maka totalnya ada 11 lokasi sentra mini dan yang akan didatangi mobil vaksin keliling hari ini.
Terdapat dua cara yang bisa dilakukan bagi masyarakat yang ingin mengikuti vaksin keliling ini. Pertama adalah dengan mengunduh aplikasi Jakarta Kini lalu melakukan pendaftaran.
Cara kedua adalah dengan mendatangi langsung kantor Kelurahan atau RT/RW setempat sesuai dengan jadwal. Tiap mobil dan lokasi berbeda cara mendaftarnya.
Berikut jadwal dan lokasi mobil vaksin keliling dan sentra mini vaksinasi Kamis (2/9/2021):
Mobil Vaksin Keliling Wilayah
Jakarta Selatan
1. Mobil Vaksin Cilandak Timur
- Lokasi: Sekolah Al-Afas, Jalan Jaha RW 01
- Jam operasional: 08.00 - 12.00 WIB
- Jenis vaksin: Sinovac
Baca Juga: Bobby Nasution Sebut Pasokan Vaksin Covid-19 Sedikit Terhambat di Medan
2. Mobil Vaksin Rawa Barat
- Lokasi: Halaman kantor Kelurahan Rawa Barat
- Jam operasional: 08.00 - 12.00 WIB
- Jenis vaksin: Sinovac
3. Mobil Vaksin Tebet Timur
- Lokasi: SMP 73, Jalan Tebet Timur Dalam
- Jam operasional: 08.00 - 12.00 WIB
- Jenis vaksin: Sinovac
Jakarta Pusat
1. Mobil Vaksin Gunung Sahari Utara
- Lokasi: Pos RW 02
- Jam operasional: 08.00 - 12.00 WIB
- Jenis vaksin: Sinovac
2. Mobil Vaksin Petamburan
- Lokasi: RPTRA Rusun Petamburan
- Jam operasional: 08.00 - 12.00 WIB
- Jenis vaksin: Sinovac
3. Mobil Vaksin Kebon Kosong
- Lokasi: Gedung SKKT, Jalan Kebon Kosong Raya
- Jam operasional: 08.00 - 12.00 WIB
- Jenis vaksin: Sinovac
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK