Suara.com - Mural bergambar mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sempat menghiasi sebuah tembok di kawasan Jalan Kebagusan Raya Jakarta Selatan kini sudah dihapus. Adapun gambar Presiden dengan tulisan "Okelah 3 Priode HEHEHE..." itu kini sudah tertutup dengan cat atau pylox berwarna hitam.
Salah seorang juru parkir di sebuah mini market mengaku tidak sempat melihat adanya gambar tersebut. Dia hanya mendapati tembok tersebut sudah tertutup cat berwarna hitam pada Senin (30/8/2021) malam.
"Kalau saya sih gak sempat lihat gambar itu. Tapi pas hari Senin malam memang sudah dicat warna hitam," ungkap sang juru parkir saat dijumpai di lokasi, Kamis (2/9/2021) siang ini.
Soal mural bergambar Presiden Jokowi tersebut, sang juru parkir mengaku tidak ambil pusing. Jika gambar itu ditujukan sebagai kritik, menurut dia sah-sah saja.
Namun, dalam konteks ini, sang juru parkir menempatkam diri dalam posisi netral. Dia tidak mau mengkritik lebih lanjut sang pembuat mural.
"Kalau saya sih, sejauh itu buat kritik tidak jadi masalah. Tapi kalau saya netral. Tidak mengutuk tindakan itu," sambungnya.
Menurut keterangan warga sekitar bernama Andi, gambar tersebut dibuat pada Senin (30/8/2021) dini hari. Meski demikian belum diketahui siapa sosok yang membikin gambar yang mirip dengan Presiden Jokowi tersebut.
Dikatakan dia, pada pukul 11 malam, tepatnya Minggu (29/8/2021), sempat terlihat sekumpulan orang -- yang jumlahnya belum diketahui -- berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Ketika hari berganti, sekelompok orang tersebut baru membikin gambar tersebut.
"Itu gambar di buat Senin dini hari, tapi saya tidak tahu pasti siapa mereka. Sebelumnya, pas malam sekitar jam 11 mereka sempat kumpul," ungkap Andi.
Baca Juga: Kesaksian Warga soal Mural Mirip Jokowi di Jagakarsa, Dibuat Senin Dini Hari
Hanya saja, mural tersebut tidak bertahan lama menghiasi tembok tersebut. Pada malam hari, gambar tersebut sudah tertutup oleh cat atau pylox berwana hitam.
Pantauan Suara.com di lokasi pada Kamis (02/09/2021) siang, terdapat bekas pylox yang masih baru berwarna hitam dan putih.
Di sekitar tembok bekas mural, ada beberapa warga yang nongkrong di bawah pohon. Tidak terlihat pihak RT atau pihak terkait di sekitar lokasi kejadian.
Tembok bekas mural bergambar mirip dengan Jokowi ada di pinggir jalanan yang tidak terlalu besar dan padat. Terlihat pengendara atau pejalan kaki melewati jalan Kebagusan Raya.
Sebelumnya, dalam video yang diunggah akun @merekamjakarta, gambar yang diduga mirip Presiden Jokowi tampak sedang tersenyum dan mengenakan baju berwarna hitam. Dalam baju tersebut tertera tulisan 11 T.
Tak jauh dari kepala gambar tersebut, terdapat pula tulisan "Okelah 3 Priode HEHEHE..." Selain itu, di sisi bawah leher gambar Jokowi juga terdapat tulisan #IndonesiaWajibOK, nggak Oke...? BORGOL".
Berita Terkait
-
Kesaksian Warga soal Mural Mirip Jokowi di Jagakarsa, Dibuat Senin Dini Hari
-
Tunggu Izin Istana, Komnas HAM Ingin Bicara 4 Mata dengan Jokowi soal Kasus TWK KPK
-
Warga Ungkap Pembuat Mural Mirip Jokowi Bertuliskan "Okelah 3 Priode" di Jagakarsa
-
Paspampres Bubarkan Aksi Unjuk Rasa di Lokasi Kedatangan Jokowi di SMAN 2 Bandar Lampung
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan
-
Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing
-
Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?
-
20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi