Suara.com - Gubernur New York dan New Jersey mengumumkan status darurat setelah badai Ida menyisakan hujan lebat, banjir dan tornado di timur laut Amerika Serikat pada hari Rabu.
Menyadur Al Jazeera Kamis (2/9/2021) badai itu menghantam negara bagian Louisiana, Mississippi, Alabama, dan Florida selatan AS pada hari Minggu.
"Saya mendeklarasikan keadaan darurat untuk membantu warga New York yang terkena dampak badai malam ini," cuit Gubernur New York Kathy Hochul.
Gubernur New Jersey Phil Murphy juga telah mengumumkan keadaan darurat seperti yang dilakukan Wali kota New York City Bill de Blasio pada malam sebelumnya.
“Kami mengalami peristiwa cuaca bersejarah malam ini dengan hujan yang memecahkan rekor di seluruh kota, banjir brutal, dan kondisi berbahaya di jalan kami,” katanya.
Untuk pertama kalinya, Layanan Cuaca Nasional juga mengeluarkan Darurat Banjir untuk 9,1 juta warga New York dan mendesak mereka untuk mencari tempat yang lebih tinggi.
Korban tewas bertambah 8 orang saat badai melintasi timur laut AS pada hari Rabu, dengan air menenggelamkan sebagian New York City dan New Jersey.
Tornado juga dilaporkan meghancurkan sebagian Pennsylvania, New Jersey, dan Maryland.
Departemen Kepolisian New York melaporkan tujuh orang tewas di New York City dan pihak berwenang mengonfirmasi kematian lain di New Jersey.
Baca Juga: Ngeri! NASA Bagikan Penampakan Badai Terburuk Ida dari Luar Angkasa
NBC New York melaporkan korban tewas di antaranya ibu dan anak yang meninggal ketika rumah mereka kebanjiran di lingkungan Jamaika di wilayah Queens di New York City.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas