Suara.com - Seorang remaja di Turki tewas di tempat bermain karena tersedak muntahannya sendiri. Wanita ini dilaporkan sedang bermain di wahana 'Kamikaze'.
Menyadur Irish Mirror Jumat (3/9/2021) keluarga mengatakan operator mengabaikan permintaan mereka untuk menghentikan permainan, klaimnya.
Laporan menyebut Zeynep Gunay yang berusia 19 tahun jatuh pingsan dalam perjalanan dan dinyatakan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.
Remaja itu muntah saat menaiki Kamikaze dan meninggal karena muntahannya menghalangi saluran pernapasannya.
Keluarganya mengatakan mereka bisa melihat Zeynep dalam kesulitan dan berulang kali meminta operator untuk menghentikan permainan.
Remaja itu dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans yang menurut keluarganya harus mereka panggil sendiri.
Mereka menyebut, pejabat di taman hiburan Hayrola Luna Park di distrik Avcilar Istanbul tidak menganggap serius situasi tersebut.
Ketika gadis itu dikeluarkan tanpa respon dari perjalanan, pamannya Fatih Gunay mengatakan mereka diberitahu untuk "menamparnya dua atau tiga kali" dan dia akan bangun.
Paman menambahkan keponakannya meninggal karena kelalaian dan mereka akan melakukan apa pun untuk mendapat keadilan.
Baca Juga: Kapan Wahana Rekreasi di Ancol Dibuka Kembali? Begini Jawaban Pengelola
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik