Suara.com - Seorang supir ambulans di Malaysia menolak uang sogokan senilai Rp 30 juta dari seorang pria yang memintanya mengantarkannya pulang kampung.
Menyadur World Of Buzz Rabu (8/9/2021), Fairuz Yahya bekerja sebagai supir ambulans milik Medic Iltizam Ambulance.
Ketika ia sedang bertugas, tiba-tiba seorang pria mengenakan masker mendekatinya. Pria itu menawarkan uang senilai 10.000 ringgit untuk mengantarkannya pulang kampung.
Melihat niat buruk pria tersebut, Fairuz langsung menolak uang suap tersebut dan bersumpah tidak menerimanya.
"Meskipun mereka membayar 10.000 ringgit untuk mengirim mereka melintasi empat negara bagian, saya menolaknya karena etika lebih berharga," ujar Fairuz.
Meskipun Fairuz membutuhkan sejumlah uang untuk mengganti ambulans lamanya, dia tidak dibutakan oleh jumlah besar uang tersebut.
Berita Harian melaporkan jika Fairuz diminta untuk mengantarkan pria tersebut pulang kampung ke Malaysia Utara.
Pria bertopeng itu memberi tahu Fairuz jika istrinya juga akan berpura-pura sebagai wanita hamil yang hendak melahirkan.
Selain itu, pria itu juga rela menyewa seragam seharga 500 ringgit (Rp 1,7 juta) berpura-pura menjadi perawat dan membantu Fairuz.
Baca Juga: Korea Selatan Berencana Hidup Normal Bersama Covid-19 Mulai Akhir Oktober
Meski jumlah uangnya sangat besar, Fairuz yang juga pensiunan tentara tetap berpegang pada prinsipnya dan menolaknya.
Ia mengatakan, meski ambulansnya sudah tua, itu adalah hal yang berharga baginya dan ia berharap bisa membantu mereka yang kurang beruntung.
Selama kurun waktu empat tahun, Fairuz mengaku telah membantu sekitar 700 pasien di sekitar Segamat, Johor, Selangor, Pantai Timur, dan Malaysia Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali