Suara.com - Sebuah video diduga rekaman CCTV di sebuah rumah yang sedang ditinggal pergi pemiliknya tanpa mematikan kipas angin viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, Kamis (10/9/2021) tampak sebuah kipas angin dalam kondisi menyala.
Berdasarkan keterangan yang ditulis dalam video, diketahui kipas angin tersebut ditinggalkan para penghuni rumah dalam kondisi menyala.
Semula, tampak tak ada yang aneh dari kipas angin tersebut. Kipas itu bergerak sebagai mana mestinya tanpa tanda-tanda aneh apapun.
Selang beberapa waktu, kipas tersebut tiba-tiba berhenti berputar dan mulai mengeluarkan percikan api dan asap. Percikan api tersebut muncul di bagian belakang kipas angin, diduga karena korsleting.
"Akibat bepergian lupa mematikan kipas angin," bunyi keterangan dalam video tersebut, dikutip Suara.com, Jumat (10/9/2021).
Selama beberapa saat, percikan api terus membakar bagian belakang kipas angin dan perlahan-lahan membesar. Sebelumnya juga tampak ada kilatan dari kipas tersebut.
Di bagian akhir video, api menjadi sangat besar hingga membakar hampir semua bagian kipas angin. Asap putih pun mengepul di seluruh penjuru ruangan tersebut.
"Semoga video ini buat pelajaran bagi kita. Semoga kita semua lebih hati-hati dan tidak teledor dalam hal apapun. Keselamatan lebih utama apalagi menyangkut listrik," tulis pengunggah video dalam kolom deskripsi dan kolom komentar.
Baca Juga: Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Teridentifikasi Diserahkan ke Keluarga Besok
Komentar warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengambil hikmah dari kejadian tersebut.
Ada juga yang menyoroti soal korsleting pada kipas angin yang tidak menyebabkan aliran listrik di rumah tersebut terputus.
"Berarti ini pengaman listriknya tidak normal, harusnya dalam kondisi seperti di video itu listrik langsung padam, karena sekring putus," komentar salah seorang warganet.
"Mau rekayasa atau nggak, itu buat perhatian bagi kita untuk lebih berhati-hati," sahut salah seorang warganet.
"Ini ilmu kawan, jadikan contoh jangan karena merasa nggak pernah kenapa-kenapa lalu conoth ini diabaikan," komentar warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral Wanita Buka Pintu Rumah Disambut Banjir Bandang dan 4 Berita Viral Lainnya
-
Duh! Diduga Kepala Dinas Pemkab Bondowoso Karaoke Dangdutan Melanggar Prokes
-
Lewat Sidik Jari, Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi
-
Kisah Haru Anjing Dibenci Tetangga, Berakhir Disayang Satu Kompleks
-
Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Teridentifikasi Diserahkan ke Keluarga Besok
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!