Suara.com - Sebagai salah satu layanan televisi interaktif milik PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom), IndiHome secara resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menayangkan video-video tentang sektor kelautan dan perikanan, baik yang berkaitan dengan literasi, sosialisasi kebijakan, maupun program kerja KKP. Kerja sama dua belah pihak ditandai dengan peluncuran NeptuneTV di kanal layanan IndiHome yang berlangsung secara daring dan luring di Jakarta, Senin (13/9/2021). Peluncuran NeptuneTV dihadiri oleh Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto serta Executive General Manager Divisi TV dan Video Telkom, A. A. Gede Mayun Wirayuda.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono dalam video sambutannya mengatakan, NeptuneTV merupakan wujud inovasi dan kreativitas Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menyampaikan informasi di bidang kelautan dan perikanan ke tengah masyarakat. Konten NeptuneTV berupa video dokumenter hingga web series yang disajikan semenarik mungkin agar mudah diterima oleh masyarakat.
“Selamat menyaksikan konten-konten NeptuneTV untuk edukasi dan mendapat banyak informasi, sekaligus mengawal kinerja kami,” ujar Sakti Wahyu Trenggono.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Consumer Service Telkom, Venusiana mengatakan, secara resmi Telkom mengumumkan kerja sama IndiHome bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kerja sama ini merupakan wujud dukungan nyata Telkom khususnya IndiHome untuk program-program pemerintah.
"Sehingga masyarakat dapat mengakses informasi terpercaya terkait informasi bahari Indonesia, kebijakan serta program KKP dengan mudah melalui IndiHome TV,” tutur Venusiana.
Tayangan NeptuneTV tersedia di kanal in-house IndiHome dengan kanal utama penayangan di Ruang Trampil, UseePhoto dan UseePrime; serta layanan Video on Demand (VOD). Keduanya dapat disaksikan di IPTV IndiHome TV ataupun melalui website useetv.com dan aplikasi UseeTV GO. Adapun konten-konten NeptuneTV akan tayang setiap Senin hingga Jumat pukul 12.30 WIB dan setiap Sabtu - Minggu pukul 19.30 WIB.
Melengkapi pernyataan Menteri KKP, Doni Ismanto selaku Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik, mengatakan bahwa Neptune TV merupakan bagian dari strategi KKP dalam mengkomunikasikan kekuatan sektor kelautan dan perikanan kepada masyarakat agar bersama memanfaatkan sumber daya alam kelautan dan perikanan Indonesia sesuai dengan prinsip ekonomi biru.
Doni menambahkan, konten Neptune TV juga dapat disaksikan di aplikasi MAXStream dan kanal YouTube resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pemanfaatan teknologi diakuinya menjadi keharusan saat ini untuk menyampaikan informasi secara cepat ke masyarakat. Jangkauannya juga lebih luas bahkan dapat diakses di mana dan kapan saja.
“Kehadiran NeptuneTV melalui berbagai platform digital diharapkan dapat menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat tentang sektor Kelautan dan Perikanan demi mendukung terwujudnya Indonesia berjaya sebagai negara bahari,” ujar Doni.
Baca Juga: Dukung Pengembangan Atlet eSport Indonesia, IndiHome Luncurkan Limitless Esport Academy
Ke depannya, IndiHome senantiasa menyajikan tayangan yang informatif dan edukatif untuk masyarakat agar terciptanya sumber daya bangsa yang unggul dalam mewujudkan Indonesia Maju. IndiHome juga akan selalu mendukung terciptanya masyarakat digital melalui kemudahan beraktivitas tanpa batas dari rumah dengan menggunakan layanan internet, telepon, dan TV interaktif.
Berita Terkait
-
Rugikan Telkom Ratusan Juta, Komplotan Pencuri Kabel di Banjarmasin Diringkus
-
Telkom Buka Ratusan Kesempatan untuk Program Magang Kampus Merdeka Bersertifikat
-
Telkom Ajak Kerjasama Startup Gunakan Use Case Lab 5G
-
Kredivo Akan IPO, Telkom Group: Buah Manis Investasi Bisnis Digital
-
Dukung Operasionalisasi Kapal Terapung, Telkom Donasi Rp1 M lewat Lelang Sepatu Apriyani
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Sempat Absen Karena Naik Haji, Bos Maktour Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Haji Pekan Depan
-
Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara
-
Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
-
Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?
-
Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya
-
4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran