Suara.com - Surat wasiat Pangeran Philip akan dirahasiakan hingga setidaknya selama 90 tahun untuk melindungi "martabat dan kedudukan" Ratu.
Keputusan ini sudah menjadi konvensi selama lebih dari satu abad di mana setelah kematian anggota senior Keluarga Kerajaan Inggris pengadilan diminta untuk menyegel surat wasiat mereka.
Menyadur BBC (17/9/2021), akan ada proses pribadi dalam jangka waktu 90 tahun untuk memutuskan apakah itu bisa dibuka atau tidak.
Sidang permohonan untuk menyegel surat wasiat diadakan secara tertutup pada bulan Juli oleh hakim paling senior di pengadilan keluarga, Sir Andrew McFarlane.
Hakim akan mendengar argumen dari pengacara yang mewakili harta Pangeran Philip dan keputusannya diterbitkan oleh jaksa agung, kepala penasihat hukum pemerintah pada hari Kamis.
Sir Andrew berkata ini adalah yang pertama kalinya dalam lebih dari 100 tahun dia menetapkan proses di mana surat wasiat itu dapat diumumkan kepada publik.
Sebagai presiden Divisi Keluarga Pengadilan Tinggi, dia adalah penjaga brankas yang berisi lebih dari 30 amplop yang masing-masing berisi surat wasiat dari anggota Keluarga Kerajaan yang sudah meninggal.
"Saya berpendapat, karena posisi konstitusional Penguasa, adalah tepat untuk memiliki praktik khusus sehubungan dengan wasiat kerajaan."
"Ada kebutuhan untuk meningkatkan perlindungan pada aspek-aspek pribadi dari kehidupan kelompok individu untuk menjaga martabat Yang Berdaulat dan anggota-anggota dekat keluarganya."
Baca Juga: Pangeran Harry Muncul di Film Dokumenter BBC, Bahas Mendiang Pangeran Philip
Hakim mengatakan dia tidak melihat wasiat Pangeran Philip atau diberitahu apa pun tentang isinya, selain tanggal eksekusi dan identitas pelaksana yang ditunjuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi