Suara.com - Satu keluarga di Arab Saudi mengampuni pelaku pembunuhan salah satu anggotanya setelah sepakat untuk membangun masjid sebagai gantinya.
Menyadur Gulf News Kamis (23/9/2021), seorang terdakwa yang tidak diungkapkan identitasnya diampuni oleh anggota keluarga korban.
Sebagai gantinya, keluarga pelaku dan keluarga korban sepakat untuk membangun sebuah masjid di lingkungan Kerajaan atas nama korban.
Media lokal melaporkan bahwa pembangunan tersebut harus selesai kurang dari satu tahun dan segera didaftarkan ke Kementerian Urusan Islam.
Setelah pengampunan tersebut, pengadilan Pidana Arab Saudi menandatangani keputusan yang menjatuhkan dakwaan terhadap terdakwa.
Selain kesepakatan untuk membangun masjid tersebut, ayah korban juga meminta terdakwa untuk dibebaskan secepatnya.
Tidak ada informasi lebih lanjut tentang kapan pembunuhan itu dilakukan atau apa motif yang ada di baliknya.
Kisah tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi di Arab Saudi. Awal bulan lalu, satu keluarga juga mengampuni pembunuh putra mereka.
Sebagai gantinya, keluarga korban dan tersangka juga sepakat untuk membangun sebuah masjid untuk mengenangnya.
Baca Juga: Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Sewon Berlangsung Dramatis, Polisi Bujuk Ibunya
Surat kabar Okaz melaporkan korban, yang diidentifikasi sebagai Abdullah Al Harithi, terbunuh di kota Taif, sekitar 17 tahun yang lalu.
Keluarga korban setuju untuk memaafkan pelaku sebagai imbalan karena telah membangun sebuah masjid atas nama Abdullah Al Harithi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga