Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memantau pelaksanaan vaksinasi dari pintu ke pintu di perkampungan nelayan Sentolokawat, Kabupaten Cilacap, Kamis (23/9/2021).
Sedari pagi, warga setempat telah menantikan kedatangan orang nomor satu di Indonesia dan di Jawa Tengah ini. Bahkan, saat berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) nama Jokowi dan Ganjar menggema karena selalu diteriakkan oleh warga yang ada di sana.
"Pak Jokowi, Pak Ganjar. Minta foto dong pak. Pak Ganjar mampir pak," teriak warga yang sejak pagi menunggu kedatangan keduanya itu.
"Sudah divaksin belum bu? Sakit tidak? Sehat-sehat ya, jaga terus protokol kesehatan. Pakai masker terus ya. Jaraknya berapa meter hayo?," sapa Ganjar pada warga.
Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan Ganjar yang mengenakan batik lengan panjang nampak ramah menyapa warga dengan melambaikan tangan.
Keduanya sempat mengajak ngobrol beberapa warga dan bercanda dari jarak jauh. Namun antusiasme warga itu sempat tak terbendung, ada warga nekat menyerobot untuk mendekat dan berfoto bersama Jokowi dan Ganjar.
"Wah ganteng banget ya pak Ganjar. Gagah. Pak Jokowi juga ganteng," bisik ibu-ibu yang ada di sana.
Jokowi yang dijaga ketat Paspampres bisa dengan mudah lolos dari kerumunan massa. Namun tidak dengan Ganjar, ia sampai kesulitan berjalan dan dibantu oleh petugas keamanan di sana.
"Ayo jangan dekat-dekat, fotonya jarak jauh saja. Ayo gek ndang dicekrek (cepat difoto)," canda Ganjar pada warga yang berebut berfoto dengannya.
Sejak awal kedatangan sampai selesai acara, Jokowi dan Ganjar selalu dikejar-kejar warga. Bahkan saat masuk ke mobil, Jokowi tetap dikejar warga yang ingin ngobrol atau minta foto. Dalam kesempatan itu, Jokowi nampak membagi-bagikan kaos pada masyarakat di sana.
Baca Juga: Wisatawan Bisa Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Tempat Wisata di Bandung Barat Ini
Usai mobil yang ditumpangi Jokowi berjalan, giliran mobil yang ditumpangi Ganjar yang didatangi masyarakat. Mereka memanggil-manggil nama Ganjar sambil membawa hanphone. Ganjar kemudian membuka kaca jendela mobil dan melambaikan tangan.
Tak hanya itu, Ganjar juga membagi-bagikan roti yang ada di dalam mobil yang ditumpanginya itu. Selain itu, ada juga buah-buahan yang merupakan jatah perjalanan Ganjar selama di Cilacap. Sejumlah pejabat yang ada di mobil Ganjar pun memberikan jatah rotinya ke Ganjar untuk diberikan pada masyarakat.
"Alhamdulillah dapat roti dari pak Ganjar. Senang sekali rasanya. Bisa ketemu saja sudah alhamdulillah, apalagi ditambah roti," kata salah satu warga, Thoilah.
Thoilah mengaku sangat senang desanya didatangi Jokowi dan Ganjar. Apalagi, keduanya datang untuk memberikan program vaksinasi pada masyarakat dan memberikan bantuan sembako.
"Senang pokoknya. Bangga sekali didatangi pak Jokowi dan pak Ganjar. Mudah-mudahan keduanya sehat dan bisa memimpin masyarakat menjadi lebih baik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Joman Dukung Ganjar Pranowo Nyapres 2024, Projo Tunggu Komando Jokowi
-
Capaian Vaksin di Balikpapan Belum Sampai 50 Persen, Jadi Faktor PPKM Level 4 Masih Dibahu
-
Deklarasikan Ganjar Maju Pilpres 2024, Joman: Dia The Next Jokowi
-
Kejar Target Herd Immunity, Pemkab Bekasi Lirik Metode Vaksinasi Ini
-
Vaksinasi Massal di DIY, Gerindra Sediakan Doorprize agar Warga Antusias
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah