Suara.com - Cerita tenaga kesehatan yang menjumpai ibu-ibu terkapar di pinggir jalan menjadi sorotan warganet. Momen itu dibagikan oleh pemilik akun TikTok Diaz421 baru-baru ini.
"Awan-awan keno prank. Pie perasaanmu nak koyo ngene (Siang-siang kena prank. Gimana perasaanmu kalau kayak begini, -red)," tulis sang pemilik akun sebagai keterangan unggahan seperti dikutip oleh Suara.com.
Dalam video singkat yang diunggah, terlihat seorang ibu-ibu memakai setelan berwarna biru sedang duduk lemas di pinggir jalan. Pandangannya tampak kosong dan kebingungan.
Disekelilingnya, terdapat tiga orang tenaga kesehatan (Nakes) memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
Menurut keterangan sang pemilik akun, ibu-ibu itu tertidur di pinggir jalan. Kemudian, seseorang yang melihat ibu tak sadarkan diri itu langsung menghubungi ambulans.
Ketika rombongan tenaga kesehatan sampai di lokasi kejadian, ibu-ibu tersebut langsung bangun dan tersadar.
"Laporan masuk ada orang tak sadar diri di jalan. Penelpon tidak tahu karena tertabrak atau tiba-tiba pingsan sendiri. Ambulans luncuran sudah sampai TKP ternyata Bu Jati tiduran di jalan karena iseng," jelas sang pemilik akun.
Rupanya, nakes tersebut mengenal sosok ibu-ibu itu. Ia biasa dipanggil Bu Jati. Menurut penuturannya, Bu Jati seringkali melakukan hal serupa. Nakes tersebut menuturkan, ia mendapati Bu Jati melakukan hal serupa sebanyak tiga kali.
Setelah diajak bicara, Bu Jati langsung kembali sehat. Ia meninggalkan tempat tersebut dengan mengayuh sepeda.
Baca Juga: Viral Aksi Perampokan Gunakan Celurit Terekam CCTV
Melihat Bu Jati mengayuh sepeda dengan bugar, nakes tersebut merekamnya sambil memberikan nasihat.
"Awan-awan diprank Bu Jati. Laporan ke-3 orang tidak sadar di jalan ternyata Bu Jati. Sehat-sehat nggih Bu!" ucap nakes tersebut.
Kini, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 180 ribu pengguna TikTok. Melihat video itu, warganet memberikan komentar.
"Ya Allah mau ngakak takut dosa mbak," kata warganet.
"Keluarga Bu Jati nggak ada kah mba? Lucu sih tapi kasihan juga mending dibawa ke dinas sosial jadi bisa lebih diperhatikan," saran warganet.
"Itu ODGJ ya bu? Itu sudah dilaporkan ke Dinsos belum? Kasihan ODGJnya, ditambah kasihan masyarakat juga keprank terus," tulis warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Aksi Perampokan Gunakan Celurit Terekam CCTV
-
Viral Mobil Pick Up Diserbu Warga Gara-Gara Telur, Sebabnya Memilukan
-
Cewek Bawa Buket Ukuran Raksasa, Total Uangnya Bikin Melotot
-
Viral Pemuda yang Sambut Tamu Masjid dan Menata Sandal, Ternyata Sosok 'Anak Sultan'
-
Viral Rita Gaviola, Pengemis Cantik Kini Mau Ikut Miss Universe, Foto Terkini Mengejutkan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!