Suara.com - Seorang pria di Korea Selatan kewalahan menerima panggilan telepon setelah nomor ponselnya muncul di serial populer Netflix, Squid Game.
Sejak saat itu pria yang tak disebutkan namanya ini bisa menerima telepon hingga 4000 panggilan setiap hari.
Menyadur Mirror Rabu (29/9/2021), pria ini telah menggunakan nomor itunya selama lebih dari 10 tahun namun baru kali ini merasakan dihubungi banyak orang, siang dan malam.
"Saya harus menghapus lebih dari 4.000 nomor dari ponsel saya. Ini telah sampai pada titik di mana orang menjangkau siang dan malam karena rasa ingin tahu mereka."
"Itu menguras baterai ponsel saya dan [mati]. Awalnya, saya tidak tahu mengapa, dan kemudian teman saya memberi tahu saya bahwa nomor saya keluar di Squid Game."
Media lokal melaporkan bahwa 8 digit angka muncul di serial itu, bukan 10 atau 11 seperti pada umumnya.
Sayangnya, tim produksi hanya menghapus tiga angka pertama, yang mewakili kode area, bukan angka di belakang yang lebih sulit dilacak.
Artinya, siapa pun yang tinggal di dalam kode kota itu dapat menghubungi nomor tersebut secara lokal dan menghubungi pria itu.
Netflix sudah melakukan kontak dengan pria itu dan saat ini sedang bekerja dengan perusahaan produksi Siren Pictures untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Baca Juga: Viral Boneka Drakor Squid Game di Jembatan Ampera, Teror Pelanggar Lalu Lintas
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?