Suara.com - Aksi driver ojek online atau ojol baru-baru ini menjadi perhatian pengguna jalan. Pasalnya, driver ojol tersebut menggantukan running text di punggungnya saat sedang bekerja.
Penampakan running text di punggung driver ojol itu dibagikan oleh akun TikTok @user19273618262626. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 900 ribu kali dan mendapatkan 41 ribu tanda suka.
"Ada lawan gak, running text nih bos. #fyp," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Jumat (1/10/2021).
Dalam video, driver ojol itu mengendarai motor balap di Surabaya, Jawa Timur. Hal ini terlihat dari papan penunjuk jalan dan plat nomor kendaraan sekitar, yakni L.
Driver tersebut mengenakan jaket dan helm ojol berwarna hijau. Ia menjadi perhatian karena menggantungkan running text yang begitu mencolok di tubuhnya.
Pengendara lainnya lantas merekam isi running text tersebut saat driver ojol berhenti di lampu merah. Isi running text itu berupa ajakan agar masyarakat bekerja.
Bahkan, driver ojol ini memberikan pesan yang cukup menohok. Ia menyebut orang tidak bisa hidup hanya dengan mengandalkan keberuntungan.
Menurut pesan itu, orang jangan hanya memberi sedekah saja dan mendambakan nasib baik. Ia menekankan semua perlu bekerja jika ingin mendapatkan hidup baik atau yang disebutnya "jackpot".
"Kerja bossku. Modal sedekah belum tentu jackpot," tulisan dari running text tersebut.
Baca Juga: Waduh! Tak Teliti Membaca, Warganet Ini Malah Tuang Gel Silika ke Makanan
Running text itu berwarna-warni sehingga dengan cepat mendapat perhatian pengendara jalan. Warganet yang ikut membaca pesan tersebut juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat.
Mereka memuji aksi driver ojol itu yang dinilai asyik karena membawa running text di jalanan. Sedangkan sebagian lainnya mengomentari isi pesan menohok itu.
"Suroboyo iki bos, keras, wani tok pokoke," sahut warganet.
"Anjir, besok aku nggendong vtron," celutuk warganet.
"Gak sekalian TV yang gede dibawa bang," timpal yang lain.
"Asyik ini orang mah," puji warganet.
Berita Terkait
-
Waduh! Tak Teliti Membaca, Warganet Ini Malah Tuang Gel Silika ke Makanan
-
Viral Emak-emak Barbar Tertipu Beli Handuk via Online Ngamuk, Orang Serumah Kena Omel
-
Viral Bapak-bapak Lama Tunggu Lampu Merah Lakukan Ini, Netizen: Anak Tekanan Batin
-
Viral Video Bocah Nongkrong di Kafe, Warganet Nyiinyir Sampai Salah Fokus
-
Ditonton 16 Ribu Lebih Warganet, Viral Emak-emak Ditagih Bayar Arisan Nunggak Lima Bulan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI