Suara.com - Setiap orang dianugrahi perasaan cinta, baik itu kepada keluarga, pasangan, atau mungkin teman. Mencintai sesama makhluk adalah hal yang wajar. Lantas, bagaimana hukum jika cinta melebihi batas? Begini penjelasan Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya.
Cinta adalah perasaan indah yang dirasakan setiap manusia. Namun, cinta terhadap sesuatu secara berlebihan itu tidak dibenarkan dalam islam. Sebab, tidak ada cinta yang lebih besar selain cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Rasulullah SAW pernah berpesan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi agar tidak mencintai sesuatu secara berlebihan. Adapun bunyi hadits tentang mencintai seseorang sebagai berikut:
"Cintailah orang yang kamu cinta dengan sewajarnya, bisa jadi suatu hari dia menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah kepada orang yang kau benci sewajarnya, boleh jadi suatu hari dia yang kau benci menjadi orang yang kau cinta"
Mengenai hukum jika cinta melebihi batas, dijelaskan oleh Syekh Ali Jaber yang dilansir dari kanal YouTube Syekh Ali Jaber, Rabu (6/10/2021).
Hukum Jika Cinta Melebihi Batas Menurut Syekh Ali Jaber
Melalui kanal YouTube-nya, Syekh Ali Jaber menyampaikan bahwa tidak dibenarkan mencintai sesuatu hingga melebihi batas kewajaran. Cintailah sesuatu sesuai kadarnya.
Syekh Ali Jaber sendiri dikenal dengan ceramah-ceramahnya yang begitu menyentuh jiwa. Termasuk ceramah Beliau mengenai cinta yang melebihi batas kewajaran. Adapun ceramah yang disampaikan dalam kanal YouTube-nya mengenai topik tersebut yakni sebagai berikut.
"Tidak boleh kita mencintai sesuatu melebihi batas. Seorang anak mencintai ayah wajar. Anak mencintai anak yang wajar-wajar saja. Manusia mencintai dunia wajar. Manusia mencintai harta wajar," tutur Syekh Ali Jaber.
Baca Juga: Tentang Hari Ini
Dalam ceramahnya tersebut, Beliau juga menambahkan bahwa sebaiknya tidak mencinta segala sesuatu melebihi batas. Menurut Beliau, siapa saja yang mencintai secara berlebihan, maka akan mendapat ujian langsung dari Allah SWT.
"Tapi hati-hati, jangan melebihi batas. Segala sesuatu yang kita cinta melebihi batas, disitulah kita akan diuji oleh Allah SWT. Berlebih-lebihan mencintai anak kita, disitu bakal diuji oleh Allah SWT," tambah Ali Jaber.
Ia mengingatkan bahwa manusia memang boleh kita mencintai sesuatu. Tapi tidak boleh ada sesuatu walaupun itu orang tua kita sendiri, anak kita sendiri, yang bisa melebihi kecintaan kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Nah, demikianlah informasi mengenai hukum jika cinta melebihi batas menurut Syekh Ali Jaber. Jadi, boleh kamu mencintai sesuatu, tapi tidak boleh melebihi cinta kamu kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!