Suara.com - Menyewakan kamar kos di satu sisi bisa menguntungkan namun di sisi lain juga berisiko. Seperti yang dialami oleh pemilik akun @ragmaawf dalam tiktoknya.
"Bersihinnya, beresinnya, benerinnya berapa kerugiannya," tulis akun tersebut.
Pada unggahannya, terlihat kamar yang berantakan dengan berbagai sampah. Bahkan kasur sudah terlihat sangat hitam.
Berbagai plasitik bekas hingga bungkus makanan berserakan di lantai.
"Ketika ngekosin ke orang kena hoarding disorder, kok ada ya orang yang bisa tidur dengan suasana seperti ini?" tulisnya dalam video dengan menampakkan suasana kamar.
Sebagai informasi, hoarding disorder adalah perilaku seseorang yang senang menimbun barang tidak terpakai karena barang tersebut dianggap akan berguna di kemudian hari, bersejarah, dan memiliki nilai sentimental.
Barang yang disimpan bisa berupa koran, buku, makanan, benda kenangan, pakaian, struk belanja, tas plastik, hingga barang bekas yang sudah kotor dan rusak.
Orang dengan hoarding disorder ini tidak mampu merawat barang yang 'dikoleksinya' dan cenderung disimpan sembarangan.
Video yang telah ditonton ratusan ribu kali itu mengundang berbagai komentar dari warganet.
Baca Juga: Viral Penjual Es Teh Cantik Bikin Salfok, Publik: Lokasinya di Mana Kak?
"Gua aja liat debu di pinggir kasur auto gua bersihin seluruh kamar, enggak enak tidur kalau kotor apalagi kayak gini," komentar warganet.
"Yang kayak gitu banyak kok, saya juga dulu ngontrakin rumah, tapi sama dia ditinggalin aja, enggak dibersihin hasilnya selama dua tahun rumah rusak parah," tambah warganet.
"Dulu anak kosan di rumah ada yang begini, padahal keluarga gue cinta banget kebersihan dan super rapi. udah dibilang baik-baik enggak mempan akhirnya dia pindah," tulis warganet.
"Aku yang lihat debu sedikit aja di rumah langsung di lap, menangis liat ini," timpal warganet lain.
Unggahan tersebut telah disukai lebih dari 11,2 ribu akun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga