Suara.com - Kepolisian menangkap lima orang pelaku pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI Angkatan Udara yang terjadi di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
"Sudah lima orang yang diamankan petugas Polsek Helvetia," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, di Medan, Rabu (21/10/2021).
Riko tidak merinci terkait kronologi dan motif pengeroyokan tersebut, serta identitas kelima pelaku. Ia hanya menyebut bahwa kelima pelaku hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh polisi.
Ia juga mengatakan bahwa kasus pengeroyokan terhadap anggota TNI AU tersebut kini ditangani oleh Polrestabes Medan.
"Hari ini sudah kami tarik untuk ditangani di Polrestabes Medan," ujarnya pula.
Informasi dihimpun, kasus pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI AU itu dilatarbelakangi kasus dugaan penggelapan kendaraan.
Diduga mobil milik anggota TNI Angkatan Udara tersebut dirental oleh para pelaku, namun tidak dikembalikan hingga berujung ke pengeroyokan. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Pemotor Ini Kaget Knalpot Racingnya yang Disita Polisi Ada di Marketplace
-
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AU, 5 Orang Ditangkap
-
Pengeroyokan di Boshe Berujung Maut, Kuasa Hukum Keluarga Korban Sebut Ada Kejanggalan
-
Anggota TNI Jadi Korban Pengeroyokan di Medan, 5 Orang Ditangkap!
-
Alamak, Banyak Warga Medan Tak Sanggup Bayar Iuran BPJS
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat