Suara.com - Meski sering terjadi perdebatan, nyatanya agama tertua di dunia sebenarnya bisa ditelisik dari catatan-catatan kuno yang bisa dilacak secara akademis. Tentu saja, daftar yang kami susun berikut ini bukan bermaksud hal lain selain memberikan informasi pada Anda, pembaca setia suara.com.
Urutan Agama Tertua Di Dunia Berdasarkan Catatan Sejarah
Brahmanisme, 8,000 hingga 6,000 SM
Kepercayaan ini disebut juga Weda Brahmanisme, yang sudah berkembang sejak tahun 8,000 SM. Ajaran ini mungkin mengingatkan Anda pada salah satu dewa yang diagungkan pada ajaran Hindu. Namun terdapat perbedaan yang cukup jelas antara keduanya.
Hindu, 7,000 hingga 6,000 SM
Urutan kedua agama tertua di dunia adalah agama Hindu. Agama ini sudah muncul sejak tahun 7,000 SM. Catatan sejarah ditemukan berupa relik dengan motif banteng atau sapi, yang diyakini sebagai hewan suci dalam agama Hindu.
Yahudi, 6,000 SM
Ajaran ini sendiri merupakan cikal bakal kemunculan dua agama lain, Kristen dan Islam yang kini umatnya tersebar di seluruh dunia. Artefak agama ini ditemukan dan dilacak hingga ke tahun 6,000 SM.
Buddha, 2,600 SM
Baca Juga: 8 Agama Tertua di Dunia, Ada yang Masih Eksis Hingga Sekarang, Agamamu?
Jejak agama Buddha sudah ditemukan dengan ‘tanggal’ 2,600 SM. Kemunculannya ditandai dengan tokoh bernama Siddhartha Gautama, yang menjadi tokoh penyebar ajaran agama Buddha pertama. Artefaknya banyak ditemukan di kawasan Nepal.
Zoroastrianisme, 1,000 hingga 500 SM
Dipercaya dibaw oleh nabi Zarathuastra, agama ini berkembang di area Persia kuno, yang sekarang dikenal dengan wilayah negara Iran. Kepercayaan ini juga disebut dengan nama Mazdayasna. Didirikan pada abad ke-6 SM, dan memiliki relik tertanggal 1,200 - 1,500 SM.
Konfusianisme, 600 SM
Cenderung dipraktekkan sebagai sistem filsafat sosial, catatan ajaran agama ini sudah ada sejak 600 SM lalu. Ajaran ini banyak berpengaruh pada era lampau masyarakat Tiongkok, baik dari segi spiritual atau politiknya.
Jainism, 599 hingga 527 SM
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat