Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menegaskan kalau Bumi Cenderawasih aman dan damai. Ini terlihat dari kesuksesan pemerintah menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua.
"Ini pembuktian bagi kita semua bahwa Papua dan Indonesia itu sudah sangat bersenyawa menyatu di dalam semangat dan tujuannya serta rasa senasib dan sepenanggungan," kata Mahfud dalam konferensi pers di Media Center Kominfo, Swiss-belhotel, Kota Jayapura, Jumat (12/11/2021) malam WIT.
"Dulu jelang pelaksanaan PON dan Peparnas. Banyak yang menjadi catatan. Kini, semua tahu bahwa Papua itu sama dengan daerah lain bisa hidup aman, nyaman, dan tenang juga," dia menambahkan.
Mantan Ketua MK itu memberikan apresiasi kepada panitia dan dengan koordinasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI-Polri, pemerintah daerah serta kementerian lembaga.
"Saya mengucapkan terima kasih dan selamat atas keberhasilan pelaksanaan PON dan Peparnas di Provinsi Papua yang telah kita lalui bersama. Dengan kesuksesan ini, menunjukkan bahwa Papua merupakan salah satu kekuatan olahraga nasional yang mengedepankan solidaritas dan persatuan serta kesatuan," kata Mahfud.
Mahfud juga menyampaikan bahwa Papua memiliki atlet bibit potensial. Terbukti dengan Papua sukses menempati peringkat empat besar di PON. Pun demikian di Peparnas, tuan rumah mampu berbicara banyak dengan raihan medali yang ditorehkan atlet.
Suksesnya penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan itu juga merupakan bukti nyata seluruh elemen masyarakat di Papua dapat menggelar dengan baik berbagai ajang kompetisi olahraga tingkat nasional pada masa mendatang.
"Sehingga, semboyan yang terus digaungkan "Torang Bisa" diimplementasikan nyata dalam penyelenggaraan PON dan Peparnas yang sukses," pungkas Mahfud MD. (Antara)
Baca Juga: Atlet PON Papua Asal Makassar Dapat Tambahan Bonus, Peraih Emas Rp40 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati