Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melonggarkan berbagai kegiatan masyarakat melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 1. Namun, kini Pemprov DKI mulai melakukan disiplin lalu lintas di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama pembatasan kegiatan di masa pandemi, masyarakat sudah belajar untuk taat protokol kesehatan. Kini saatnya disiplin prokes sebagai babak baru.
"Ini adalah babak baru selama beberapa waktu kita mengurangi mobilitas, mengurangi kegiatan di luar rumah, banyak bekerja di rumah dan sekitarnya," kata Anies usai Apel Persiapan Operasi Zebra di Polda Metro Jaya, Senin (15/11/2021).
"Di babak baru ini jadikan kesempatan untuk babak baru dalam berdisiplin lalu lintas," lanjut Anies.
Anies pun meminta disiplin prokes yang sudah dijalankan selama ini juga ikut diterapkan selama berlalulintas.
"Selama 1,5 tahun ini kita belajar berdisiplin protokol kesehatan (seperti) menggunakan masker, menjaga jarak, sekarang saatnya pembelajaran kedisiplinan dalam protokol kesehatan kemarin kita terapkan dalam kedisiplinan berlalulintas," katanya.
Mantan Mendikbud itu menilai disiplin lalu lintas dan prokes memiliki kesamaan, yakni demi keselamatan bersama. Karena itu, ia meminta segala aturan lalu lintas ditaati dengan baik oleh masyarakat.
"Kita semua ingin Jakarta menjadi kota yang berbudaya dan seperti yang disampaikan pak Kapolda tadi. Salah satu indikator budaya sebuah masyarakat adalah kebiasaannya dalam menggunakan fasilitas umum khususnya berlalulintas," pungkasnya.
Baca Juga: Ke Luar Kota Saat Jakarta Banjir, Kenneth PDIP: Kenapa Anies Tambeng Banget?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel