Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara perlahan mengendorkan pembatasan kegiatan di sekolah terlebih di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. Kali ini, durasi untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kembali ditambah.
Kepala Sub Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengatakan saat ini pihaknya sudah memperbarui petunjuk teknis pelaksanaan PTM di sekolah. Dalam aturan baru, terdapat penambahan durasi anak belajar di sekolah secara langsung.
Kendati demikian, hari pelaksanaan PTM bagi satu anak masih tetap sama, yakni satu hari. Tiap siswa diberikan jadwal kapan akan melakukan PTM dan daring.
"Tetap kami masih satu hari dalam seminggu, belum menambah harinya. Namun jumlah jam pelajaran ditambah," ujar Taga saat dikonfirmasi, Kamis (18/11/2021).
Untuk sekolah setara SMA, durasi PTM diperpanjang dari 5 jam jadi 7 jam. Lalu untuk SMP sebelumnya 4 jam sekarang 6 jam.
"SD yang 3 jam jadi 5 jam. PAUD dari 2 jam jadi 3 jam," katanya.
Selama PTM, Disdik mengatur agar di sekolah hanya orang yang berkepentingan saja. Bahkan untuk orang tua siswa juga tidak dibolehkan menunggu.
Begitu juga dengan kantin masih belum dibolehkan untuk buka. Siswa diminta untuk membawa bekal sendiri dari rumah.
"Lalu untuk ekstrakurikuler dan mata pelajaran olahraga masih belum diperbolehkan. Ini tetap aktivitas di rumah saja," ucapnya.
Baca Juga: 90 Persen Sekolah di Jakarta Selatan Telah Laksanakan PTM Terbatas
Selain itu, pihaknya tetap mewajibkan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Di antaranya mewajibkan menyemprot desinfektan ke tiap kelas sebelum belajar dan pemeriksaan suhu tubuh setiap siswa ketika kelas akan dimulai.
"Melakukan pemantauan kesehatan bagi warga satuan pendidikan terutama secara manual menanyakan kondisi kesehatan secara umum seperti demam atau batuk atau semacam itu penting ditanyakan sebagai deteksi dini," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
-
Program Mudik Gratis BUMN 2026, BNI Fasilitasi Keberangkatan 7.000 Pemudik
-
Rano Karno Ungkap Strategi Jitu Selamatkan Rp15 Triliun PAD Jakarta Lewat Geliat Budaya
-
Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik
-
One Way Tol Cipali KM 70-263 Resmi Berlaku, Jalur Mudik ke Jawa Tengah Lancar Jaya
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
KPK Bongkar Peran Gus Alex dalam Kasus Haji: Jadi Jembatan Perintah dan Uang Gus Yaqut!
-
Instruksi Langsung Prabowo, Istana Edarkan SE Larang Open House Berlebihan di Idul Fitri 2026
-
Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus
-
Lampu Proyek Tol Solo-Jogja Banyak Dicuri, Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pengendara