Suara.com - Seorang pria lanjut usia (lansia) ditangkap aparat kepolisian lantaran diduga telah mencabuli anak-anak. Pelaku yang disebut sebagai guru pengajian itu telah mencabuli sejumlah muridnya.
Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, polisi lalu meringkus pelaku di kawasan kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Jumat malam (19/11/2021).
"Pelaku ini adalah guru ngaji. Ia ditangkap setelah adanya laporan dari orang tua korban. Setelah adanya laporan diterima, baru pelaku kita ringkus sekitar pukul 20.30 WIB," kata, Kanit SPKT III Polresta Padang Ipda Dwi Jatmiko seperti dikutip dari Covesia.com--jaringan Suara.com, Minggu (21/11/2021)/
Lebih lanjut Dwi menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, pelaku mengajak korban jalan-jalan hingga dikasih uang jajan.
"Dari pengakuan pelapor, pelaku kerap membawa para korban jalan-jalan ke tempat bermain, diajak belanja dan bahkan memberi korban uang," ungkapnya.
Ia menambahkan berdasarkan keterangan pelapor itu juga, pihaknya menduga bahwa korban lebih dari tiga orang. Namun saat ini masih dalam tahap pengembangan.
"Untuk saat ini kita masih melakukan pengembangan terhadap laporan tersebut, dan laporan yang masuk baru tiga orang, kita menduga mungkin lebih, sekarang masih dalam penyelidikan," kata dia.
Berita Terkait
-
Polisi Tetapkan Pedagang Mainan Di Muara Angke Tersangka Pencabulan 8 Anak
-
Arteria Dahlan Kawal Kasus Dua Bocah yang Dicabuli Kakek, Paman dan Kakaknya di Padang
-
Cabuli Belasan Anak, Predator Seks di Lenteng Agung Ngaku Lampiaskan Trauma Masa Kecil
-
Belasan Anak Korban Predator Seks di Lenteng Agung Bakal Direhabilitasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT