Suara.com - Sejumlah media Austria melaporkan bahwa penguncian penuh akan diberlakukan secara nasional mulai Senin (22/11/2021), untuk menahan kasus Covid-19.
Surat kabar Kleine Zeitung dan tabloid berpengaruh Kronen Zeitung melaporkan, jika para pejabat sepakat bahwa penguncian secara nasional akan diberlakukan mulai Senin selama 10 hari.
Menyadur Straits Times Jumat (19/11/2021), Austria menjadi salah satu negara yang mencatatkan kasus Covid-19 paling tinggi di benua Eropa.
Dua provinsi yang paling parah adalah Salzburg dan Austria Hulu. Keduanya akan memberlakukan penguncian ketat pada hari Senin (22/11/2021).
Seiring dengan perkembangan kasus, kedua provinsi tersebut mendesak pemerintah pusat untuk melakukan hal yang sama secara nasional.
Gubernur dari sembilan provinsi Austria bertemu dengan Kanselir Alexander Schallenberg dan Menteri Kesehatan Wolfgang Mueckstein pada hari Jumat.
Para pejabat akan mengumumkan apakah penguncian nasional akan diberlakukan pada konferensi pers pada pukul 12.30 waktu setempat.
Sebelumnya, Austria telah memberlakukan penguncian ketat untuk warganya yang belum menerima vaksin Covid-19 pada hari Senin.
Tetapi infeksi terus meningkat jauh di atas puncak sebelumnya yang sempat terjadi setahun yang lalu, ketika negara itu melakukan penguncian nasional.
Baca Juga: Digitalisasi Mendorong Pariwisata Sumsel Makin Dikenal meski Pandemi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!