Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirimkan bantuan logistik awal senilai Rp 1,1 miliar dalam bentuk makanan siap saji, selimut, masker, dan tenda pengungsi untuk mempercepat penanganan darurat erupsi Gunung Semeru.
Menurut keterangan BNPB yang diterima di Jakarta pada Minggu, sejak Sabtu (4/12) telah diberikan bantuan makanan siap saji 1.374 paket, lauk pauk 1.377 paket, selimut 2.000 lembar, matras 900 lembar, masker KF94 20.000 buah, serta dua unit tenda pengungsi. Total seluruh bantuan yang diberikan Rp 1.149,189.300.
Pengiriman itu dilakukan bersamaan dengan kedatangan tim reaksi cepat dan perwakilan kementerian serta lembaga yang langsung menuju area terdampak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Selain dari BNPB, bantuan juga telah dikirimkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Dinas Kesehatan, dan Pusat Krisis Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Satuan Tugas PMI Erupsi Gunung Semeru. Dinas Sosial Kabupaten Lumajang juga sudah membuka dapur umum di Lapangan Kamar Kajang.
Sementara itu, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto telah tiba di Bandar Udara Juanda, Surabaya, pada Minggu (5/12) pukul 08.00 WIB dan langsung berangkat menuju Kabupaten Lumajang melalui jalan darat untuk meninjau lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.
Kunjungan Kepala BNPB dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk memastikan tahap-tahap penanganan darurat, khususnya proses evakuasi korban terdampak, dapat berjalan secara optimal dan kebutuhan dasar pengungsi tersalurkan dengan baik. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Update Minggu 5 Desember: Korban Tewas Erupsi Gunung Semeru Capai 13 Orang
-
Cerita Saksi Keganasan Erupsi Gunung Semeru: Gelap, Hujan Abu, Kami Lari
-
Capai Rp 1,1 Miliar, BNPB Kirim Bantuan Logistik Bagi Korban Erupsi Gunung Semeru
-
Video Warga Korban Erupsi Gunung Semeru Cari Keluarganya: Bojoku Ndek Endi Iki?
-
Kondisi Lumajang Pascaerupsi Gunung Semeru
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati