Suara.com - Gunung meletus merupakan bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia dan memiliki banyak bahaya. Kita pun tidak sepenuhnya bisa terhindar dari dampak gunung meletus ini. Makanya, membaca kumpulan doa saat gunung meletus berikut ini bisa menjadi ikhtiar kita.
Bahkan, dalam Islam dianjurkan untuk membaca doa saat gunung meletus agar kita bisa senantiasa berkepala dingin dan menemukan cara untuk melindungi diri. Berikut doa yang dianjurkan untuk dibaca saat tertimpa musibah termasuk ketika gunung meletus.
Dikutip dari islam.nu.or.id, doa-doa ini dirangkum dari kitab Al-Adzkar karya Muhyiddin Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi. Terdapat doa pencegahan atau memohon perlindungan dari bahaya dan doa bagi mereka yang sudah atau sedang mengalami musibah termasuk diantaranya gunung meletus. Berikut tiga doa saat gunung meletus.
Allahumma inni a‘udzubika minal hammi wa a‘udzubika minat taraddi wa a‘udzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘udzubika an yatakhabbathanisy syaithanu ‘indal maut wa ‘audzubika an amuta fi sabilika mudbiran wa a‘udzubika an amuta ladighan.
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir), terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila syetan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat. (HR Abu Daud)
2. Doa Memohon Keselamatan saat Musibah
Bismillahil ladzi la yadhurru ma'asmihi syaiun fil ardhi wa la fis sama-I wa huwas sami‘ul alim
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu di bumi dan di langit tak dapat memberikan mudharat (bahaya). Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Baca Juga: Bacaan Doa Qunut Subuh Sendiri dan Artinya
3. Doa Ketika Mengalami Musibah
Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha.
Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”
Bacalah doa-doa tersebut dengan hati yang tulus. Dengan demikian, kita dapat merasakan perlindungan dan pertolongan Allah ketika kita dalam keadaan tenang.
Demikian itu doa saat gunung meletus yang mudah-mudahan dapat menghindarkan kita dari bahaya awan panas hingga lahar dingin. Semoga kehidupan dan kematian kita selalu berada dalam ridho Allah SWT.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial