Suara.com - Arab Saudi pada Selasa (7/12/2021) malam waktu setempat membantah bahwa satu tersangka anggota regu pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018 di konsulat Kerajaan di Istanbul ditangkap dan ditahan di Prancis.
Menyadur laman kantor berita Anadolu, Rabu (8/12/2021), dalam sebuah tweet yang mengutip Kementerian Luar Negeri Saudi, kedutaan di Paris menyebut laporan media tentang penangkapan seorang warga negara Saudi di Prancis karena dicurigai sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan itu "tidak benar."
Orang yang ditangkap "tidak ada hubungannya dengan kasus yang bersangkutan," tambah kedutaan.
Arab Saudi menyerukan pembebasannya "segera."
Pengadilan Saudi telah mengeluarkan vonis terhadap semua yang terlibat dalam "pembunuhan keji" dan mereka saat ini menjalani hukuman, tambahnya.
Sebelumnya pada Selasa, Prancis mengumumkan penangkapan Khaled Aedh Al-Otaibi (33), di Bandara Charles de Gaulle.
Otaibi ditahan oleh polisi perbatasan saat dia menaiki pesawat menuju ibu kota Arab Saudi, Riyadh, menurut media lokal yang mengutip sumber pengadilan.
Khashoggi dibunuh secara brutal dan kemungkinan dipotong-potong setelah dibujuk oleh pejabat Saudi ke konsulat mereka di Istanbul pada Oktober 2018.
Riyadh awalnya membantah terlibat dalam pembunuhannya, tetapi kemudian berusaha menyalahkan apa yang dikatakan sebagai operasi rendisi yang gagal. (Sumber: Kantor Berita Anadolu)
Baca Juga: Tersangka Pembunuh Jurnalis Jamal Khashoggi Ditangkap Di Prancis
Berita Terkait
-
Tersangka Pembunuh Jurnalis Jamal Khashoggi Ditangkap Di Prancis
-
Selain Cemburu, Ini Motif Abdul Latif Tega Bunuh Istrinya Dengan Air Keras
-
Siram Istri dengan Air Keras hingga Tewas, WNA Arab Saudi Terancam Hukuman Mati
-
Pemerintah Kabupaten Karawang akan Pulangkan Munirah dari Arab Saudi
-
Top 5 Sport: Dianggap Bersalah di Insiden Tabrakan dengan Hamilton, Verstappen Bela Diri
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi