Suara.com - Sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kerap dibanding-bandingkan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani mengenai siapa yang lebih didukung oleh PDIP untuk maju sebagai capres 2024.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Srikandi Ganjar-Puan diketahui mendukung pasangan politikus PDIP Ganjar Pranowo-Puan Maharani untuk maju pada Pilpres 2024.
Ketua Umum Srikandi Ganjar-Puan Riris Riska Dian menjelaskan bahwa Ganjar Pranowo dan Puan Maharani adalah kader terbaik yang dimiliki oleh PDIP.
"Mereka sangat pantas menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan," kata Riris di Depok, Jawa Barat, Jumat (10/12).
Riris menilai PDIP punya peluang besar mengusung calon sendiri karena memiliki 128 kursi di DPR. Ia lantas menyebut bahwa batas minimal partai bisa mencalonkan presiden ialah memiliki 115 kursi di DPR.
Dengan demikian ada potensi bagi partai yang dikomandani Megawati Soekarnoputri itu untuk maju tanpa koalisi.
"Kalaupun tanpa koalisi, bisa melenggang sendiri," ujar Riris.
Lebih lanjut Riris menilai Ganjar Pranowo dan Puan Maharani bisa menjadi pendulang suara pada Pilpres 2024. Ia menyebut keduanya merupakan magnet yang kuat yang dimiliki PDIP.
"Dua nama besar kader partai ini merupakan magnet yang kuat untuk menarik massa," ulas Riris.
Baca Juga: Jadi Cawapres Airlangga, Nama Ganjar dan Ridwan Kamil Masuk Radar Golkar
Pihaknya pun berharap jeputusan apapun yang dipilih partai, termasuk mendukun Ganjar dan Puan maju di pilpres 2024, menjadi pilihan terbaik untuk bangsa dan negara.
"Apa pun keputusan partai yang tentunya terbaik untuk bangsa dan negara pastinya akan kami dukung," ucap Riris.
Berita Terkait
-
Bahas Tokoh-Tokoh yang Keluar dari PDIP, Natalius Pigai Beri Peringatan: Karier Bisa Tamat
-
Puan Maharani Sebut RUU TPKS Pelindung Hak Kaum Perempuan
-
Asyik! Vaksinasi Covid-19 Usia 6-11 Tahun Dimulai 24 Desember, Ganjar: Genjot Secepatnya
-
Hari HAM Sedunia, Puan Maharani: RUU TPKS Jadi Pelindung Hak Perempuan
-
Jadi Cawapres Airlangga, Nama Ganjar dan Ridwan Kamil Masuk Radar Golkar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'