Suara.com - Partai Amanat Nasional turut berduka atas wafatnya Abraham Lunggana atau Haji Lulung, yang merupakan anggota DPR Fraksi PAN periode 2019-2021.
Sekjen PAN Eddy Soeparno menjadi salah satu yang merasa kehilangn Lulung. Sebagai koleg di Komisi VII, Eddy mengenang pribadi Lulung selama di DPR.
"Jadi terus terang kami merasa kehilangan Haji Lulung baik di Komisi VII dan PAN," kata Eddy kepada wartawan, Selasa (14/12/2021).
Juru Bicara PAN Viva Yoga mengatakan, Lulung merupakan pribadi yang baik, yang dinilai tidak pernah mengingkari hati nuraninya sendiri.
"Beliau seorang politisi yang memegang etika moral dalam bersikap, jujur, dan amanah," kata Viva.
Viva mengatakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan turut menyampaikan duka mendalam. Zulhas sendiri saat ini tengah berada di Lampung dan direncanakan akan mengunjungi rumah duka Lulung.
Sementara itu, Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko mengatakan ia segera ke rumah duka. Eko lantas mendoakan kepergian Lulung yang sudah ia anggap sahabat.
"Insyaallah saya ke sana (rumah duka). Beliau teman seperjuangan, orang baik, bijak terhadap yang muda," kata Eko.
Meninggal di RS Harapan Kita
Baca Juga: Haji Lulung Meninggal Dunia, Dikabarkan karena Sakit Jantung
Abraham Lunggana atau akrab yang disapa Haji Lulung meninggal dunia. Ketua DPW PAN Eko Patrio membenarkan kabar tersebut.
Diketahui Haji Lulung merupakan kolega Eko saat masih berada di PAN, sebelum akhirnya Lulung kembali lindah ke PPP.
Eko mengatakan dirinya mendapat kabar langsung dari anak Lulung perihal kabar duka tersebut.
"Sudah dari anaknya langsung," kata Eko dikonfirmasi, Selasa (14/12/2021).
Diketahui dari informasi yang beredar, Lulung meninggal pukul 10.51 WIB di RS Harapan Kita. Eko membenarkan terkait informasi tersebut.
"Benar dia (anaknya) telepon langsung," kata Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah