Suara.com - Seorang emak-emak yang mengamuk saat konferensi pers kasus pencurian motor di kantor polisi viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @warungjurnalis pada Sabtu (25/12/2021), tampak emak-emeka berdaster ungu maju ke arah meja dan mengamuk.
Peristiwa itu terjadi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada Jumat (24/12/2021). Emak-emak itu emosi kepada dua tersangka pencurian motor yang tengah berdiri membelakangi kamera.
Emak-emak itu merupakan salah satu korban yang motornya dicuri oleh dua tersangka yang sudah diamankan oleh polisi.
"Pasalnya ibu tersebut diketahui sebagai korban atas pencurian motor yang dilakukan tersangka yang kini telah diamankan polisi," tulis keterangan akun @warungjurnalis seperti dikutip Suara.com, Minggu (26/12/2021).
Saat Polres Luwu Timur menggelar konferensi pers, tiba-tiba datang seorang emak-emak berdaster ungu dan berkerudung biru maju ke depan meja konferensi pers.
"Hei, mana motorku Tasno," ucap emak-emak itu saat sudah berada di depan meja konferensi pers.
Dalam video, terlihat salah satu anggota polisi pun datang dan mengisyaratkan kepada emak-emak itu duduk kembali. Namun, emak-emak ini pun tidak menyerah.
"Mana motorku? Setengah mati saya cari duit," lanjut emak-emak itu dengan penuh emosi.
Baca Juga: Viral, Polisi Gadungan Tipu Satu Keluarga hingga 35 Juta, Begini Kisahnya
Tak hanya itu, emak-emak yang tengah terbakar emosinya ini berusaha menendang dua tersangka pencurian sepeda motor tersebut, tetapi malah mengenai kaki seorang polisi.
Emak-emak ini bahkan masih tidak menyerah. Ia mengambil spare part motor di meja konferensi pers yang menjadi barang bukti lalu hendak melemparkannya ke arah dua pencuri motor tersebut.
Melihat hal itu, beberapa anggota polisi yang berada di konferensi pers itu lantas berusaha mengambil barang bukti yang hendak dilemparkan oleh emak-emak ini.
Meski sudah dihalau polisi, emak-emak ini masih berusaha untuk melemparkan barang bukti lain. Para polisi dan petugas lain pun berhasil menghalaunya.
"Ada.. ada. Nanti dicarikan, nanti dicarikan. Sudah sudah. Nanti dicarikan," ucap polisi saat emak-emak ini masih berusaha melemparkan barang bukti ke arah pelaku pencurian motor.
Para petugas pun berhasil menghalau dan menenangkan emak-emak yang emosi kepada para pelaku curanmor di tengah jalannya jumpa pers tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Kakek Nonton Piala AFF 'Gagalkan' Penalti Bikin Gereget: 'Orang di Balik Layar'
-
Makan dari Tong Sampah, Pemulung Langsung Dibantu Pasutri ini, Warganet Banjir Air Mata
-
Perempuan ini Rayakan Kelulusan di Pusara Sang Pacar, Muncul Hal Tak Terduga Bikin Nyesek
-
Omset Capai 30 Juta/Hari, Jembatan Perahu H Endang di Karawang Curi Perhatian Warganet
-
Bak FTV, 6 Tahun Nikah Sampai Punya Anak, Pria Kaget Istrinya Ternyata Mantan Ibu Tirinya
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!
-
Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik
-
'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa
-
ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik
-
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!