Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini atas potensi terjadinya hujan disertai kilat/petir, di sejumlah wilayah Indonesia, pada Selasa (4/1/2022).
Berdasarkan informasi peringatan dini yang dipantau dalam laman www.bmkg.go.id, di Jakarta, Senin (3/1/2022) malam, wilayah yang diprakirakan terjadi hujan disertai petir yakni Aceh, Riau, Sumatera, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Gorontalo, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.
Di Aceh, BMKG memprakirakan hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Gayo Lues, Aceh Timur, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Utara, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, dan sekitarnya.
Untuk Riau hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis pada sore atau malam dan dini hari.
Di Sumatera Utara, hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah pantai timur, lereng timur, pegunungan dan pantai barat yang dapat mengakibatkan banjir, dan longsor.
Di Sumatera Selatan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang berdurasi singkat pada siang-sore hari di wilayah OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Ilir, Muara Enim, Prabumulih, PALI, Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Rawas Utara dan Musi Banyuasin. Sedangkan pada malam hingga dini hari berpotensi terjadi di wilayah OKI, Ogan Ilir, Muara Enim, Prabumulih, PALI, Lubuklinggau, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
Di Jambi potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Merangin, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada malam dan dini hari.
Di Bengkulu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/guruh dan angin kencang sesaat berpotensi terjadi di wilayah kabupaten Bengkulu Utara, Seluma, dan Muko-Muko.
Di Lampung, potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di Tuba, Lampura, Lambar, Lamteng, Pesibar, Way Kanan, Tubabar, Mesuji, pada siang, malam dan dini hari.
Baca Juga: BMKG: Sepanjang 2021 Terjadi 2.519 Kali Gempa Bumi di Maluku
Untuk Jawa Barat, potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir pada sore hingga malam hari di Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Sukabumi.
Jawa Timur potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada siang hingga sore hari di wilayah Kota Malang, Lumajang, Jember dan Banyuwangi.
Di Bali, potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di Bali bagian tengah dan timur serta potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Samudra Hindia Selatan Bali.
Kalimantan Barat, potensi hujan yang disertai petir/kilat dan angin kencang berdurasi singkat. Wilayah yang berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat yaitu di sebagian wilayah Kabupaten/Kota: Sanggau, Melawi, Sanggau, Kapuas Hulu, Sambas, Bengkayang, Landak, Sekadau dan Sintang.
Kalimantan Selatan, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang/sore hari di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, serta pada malam hingga dini hari di wilayah Kabupaten Balangan dan Tabalong.
Kalimantan Tengah, potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Kapuas, Palangka Raya, Murung Raya dan Barito Utara. BMKG juga meminta masyarakat Kalteng waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, kilat/petir dan pohon tumbang.
Berita Terkait
-
BMKG: Sepanjang 2021 Terjadi 2.519 Kali Gempa Bumi di Maluku
-
Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Selasa 4 Januari 2022: Cerah Berawan
-
Hujan Terjadi di Hampir Semua Wilayah, Ini Prakiraan Cuaca Kaltim 3 Januari 2022
-
Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Senin 3 Januari 2022: Siang Cerah Berawan
-
Hujan Ringan Sampai Petir Melanda Benua Etam, Ini Prakiraan Cuaca Kaltim 2 Januari 2022
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi