Suara.com - Seorang penggembala di Jerman berhasil menggiring ratusan domba dan kambing untuk berbaris rapi membentuk pola jarum suntik dalam rangka kampanye vaksin covid-19.
Menyadur The Daily Beast Selasa (4/1/2022), domba-domba itu diatur sedemikian rupa hingga membentuk jarum suntik raksasa.
Sang penggembala, Wiebke Schmidt-Kochan berhasil membujuk sekitar 700 domba membentuk formasi di sebuah ladang di selatan Hamburg menggunakan potongan roti.
Roti-roti itu ditata dengan susah payah agar menyerupai bentuk jarum suntik berukuran raksasa sepanjang 330 kaki.
Penyelenggara Hanspeter Etzold mengatakan, jarum itu ditujukan untuk orang Jerman yang ragu-ragu terhadap vaksin.
“Domba adalah hewan yang sangat disukai, sehingga mungkin mereka bisa menyampaikan pesan dengan lebih baik,” katanya kepada Associated Press.
Lebih dari 70 persen warga Jerman sudah divaksin setidaknya dua suntikan pada hari Senin, dan bertambah hampir 39 persen setelah dorongan vaksinasi yang dipercepat oleh pemerintah.
Ini bukan pertama kalinya orang Jerman beralih ke peternakan untuk menangani virus corona.
Pada bulan Maret tahun lalu, sebuah peternakan Jerman menawarkan kesempatan pada orang-orang yang merasa kesepian untuk memeluk salah satu dombanya yang 'luar biasa' sambil menjaga jarak satu sama lain secara sosial.
Baca Juga: Vaksinasi Booster Dimulai 12 Januari 2022, Ini Kriteria, Jenis, Harganya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka