Suara.com - Sepasang suami istri di Arizona ditangkap polisi dengan tuduhan menelantarkan putra mereka yang berumur 11 tahun.
Menyadur Daily Mail Jumat (7/1/2022), Melissa dan Bobby Jo Green meninggalkan putranya untuk pergi liburan Thanks Giving dengan hanya meninggalkan makanan instan beku.
Kepada polisi, bocah 11 tahun itu mengatakan ada 'makanan beku yang tersedia untuknya' dan dia tidak pergi ke sekolah selama dua minggu.
Menurut siaran pers dari Kantor Sheriff Cochise County, kasus dugaan penelantaran terungkap pada 12 Desember, ketika seorang warga menelepon pihak berwenang.
Ia mengatakan ada seorang anak berusia 11 tahun yang terlihat sendirian untuk jangka waktu yang tidak diketahui di rumah keluarga Coral Lane di Elfrida.
Investigasi menetapkan Melissa Green, 34, meninggalkan rumah untuk pergi ke luar negeri sebelum Thanksgiving, dan suaminya Bobby Jo Green, 40, menyusul tak lama setelah liburan.
"Anak itu ditinggalkan sendirian sepanjang waktu sampai kontak dengan Deputi Sheriff dilakukan," kata siaran pers.
Bocah itu diserahkan ke Layanan Perlindungan Anak karena deputi tak dapat menghubungi orang tuanya.
The Greens akhirnya kembali ke rumah pada 28 Desember dan ditangkap pada hari berikutnya dengan tiga tuduhan masing-masing penelantaran anak.
Baca Juga: 8 Momen BCL Liburan Bareng Anak di Bromo, Pesona Noah Bikin Salfok
Melissa dan Bobby Jo Green dimasukkan ke Penjara Cochise County masing-masing dengan jaminan USD 100.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan