Suara.com - Kondisi wanita ketika hamil sangat berbeda dengan keadaan sebelum mengandung. Bagi wanita yang senang berolahraga saat hamil masih diperbolehkan tetapi ada aturannya.
Tidak semua olahraga bisa dilakukan oleh wanita yang tengah hamil. Apalagi olahraga berat seperti lompat-lompat akan berisiko untuk mereka.
Melansir berbagai sumber, pada trimester kedua kehamilan sebaiknya olahraga lompat dihindari sebab dapat membahayakan janin.
Salah satu pengguna jejaring media sosial TikTok @anggimuche menceritakan pengalaman dia hamil namun disuruh lompat-lompat.
Rekaman video tersebut, memperlihatkan dia dan satu orang wanita berdaster melompat-lompat di atas pohon bambu yang tumbang.
Keduanya melompat cukup keras dan bersemangat. Selain melompat, mereka juga sempat mengangkat pohon bambu yang besar itu.
Dia melakukan lompat-lompat karena kata sang nenek itu bagus untuk wanita hamil.
Keguguran Dilarikan ke Rumah Sakit
Tetapi setelah melompat sesuatu buruk terjadi pada kehamilannya. Wanita ini mengalami keguguran hingga harus dirawat di rumah sakit.
Baca Juga: 5 Momen Melanie Putria Temani Kekasih Operasi Tumor Jelang Menikah
"Nenek bilang kalau hamil lompat-lompat itu bagus. Tapi ternyata aku keguguran," tulisnya dalam video seperti dikutip oleh Suara.com, Senin (10/01/2022).
Video yang diunggah pada 9 Januari 2022 kemarin telah ditonton sebanyak 5 juta kali oleh pengguna TikTok. Video ini pun menuai berbagai komentar warganet.
"Ya lagian mana ada orang hamil disuruh lompat-lompat," ucap seorang warganet.
"Maksud nenek lo bagus buat gugurin anak," tulis yang lain.
"Haha baru tahu aku, aku saja yang hamil baru dua minggu boro-boro suruh lompat. Angkat begitu saja habis dimaki-maki," imbuh lainnya.
"Yang atlet Taekwondo saja kadang susah dapat anak karena kebanyakan loncat. Eh ini lagi hamil malah loncat, bintang kejora untuk mbaknya," ucap yang lain.
Berita Terkait
-
Berlangsung di Bali, Berikut Jadwal Uji Coba Timnas Indonesia vs Bangladesh
-
Eza Gionino Umumkan Istri Hamil Anak ke-3, Banjir Ucapan Selamat
-
Pemilik Toko Bibit dan Perlengkapan Berkebun Ajak Masyarakat untuk Peduli Lingkungan
-
Masih Ragu Menulis? 6 Alasan Ini Bisa Hilangkan Ragumu
-
5 Momen Melanie Putria Temani Kekasih Operasi Tumor Jelang Menikah
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik