Suara.com - Apa pentingnya mengamalkan sholawat nabi untuk ibu hamil? Islam memuliakan ibu hamil layaknya orang yang tengah berjihad.
Supaya kehamilan semakin membawa berkah dan kebaikan, ada baiknya ibu hamil bisa mengamalkan amal kebaikan atau melafalkan bacaan doa, termasuk sholawat nabi untuk ibu hamil. Melansir dari buku Doa dan Zikir Khusus Wanita karya Muhammad Alcaff, wanita yang sedang memasuki kehamilan bulan ke-4 disunnahkan untuk membaca surat Ad Dahr setiap hari Kamis dan Jumat.
Dalam riwayatkan oleh Ibn Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Wanita yang hamil dan melahirkan lalu menyusui akan mendapatkan pahala seperti orang yang berjihad di jalan Allah. Jika ia meninggal dunia di sela-sela masa itu, maka wanita tersebut akan mendapatkan pahala syahid".
Selain itu, ibu hamil juga dapat membaca surat Al Qadr dalam seluruh bacaan sholatnya atau pun saat meletakkan tangan di atas perut.
Bacaan sholawat nabi untuk ibu hamil mengandung banyak sekali keutamaan, jika rutin dibaca setiap saat. Salah satunya adalah syafaat yang dijanjikan oleh Rasulullah SAW bagi orang-orang yang senantiasa bersholawat kepadanya.
Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: "Orang yang paling berhak mendapatkan syafa'atku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku", (HR Tirmidzi).
Untuk bisa membaca sholawat nabi yang benar sesuai sunnah, perlu diketahui tentang penggolongan bacaan sholawat nabi ini. Secara umum, sholawat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu sholawat sholawat matsuroh dan ghairu ma'tsuroh.
Mengutip tulisan Ustaz M Kamaluddin dalam buku yang berjudul Rahasia Dahsyat Shalawat Keajaiban Lafadz Rasulullah SAW, sholawat matsuroh merupakan sholawat yang bersumber langsung dari Allah SWT dan keutamaannya ditujukan untuk Rasulullah SAW. Berikut ini adalah salah satu contoh bacaannya,
Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW
Baca Juga: Apakah Ibu Hamil dan Menyusui Boleh Vaksin Booster? Ini Syarat, Jadwal dan Jenis Vaksin
"Allahumma shalli alaa Muhammadinin 'abdika wa rosulika nabiyyil ummi wa'alaa aalihii wa sallim"
Yang artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, hambaMu, nabiMu, dan utusanmu yang ummi serta limpahkan pada keluarganya dan sahabatnya, juga limpahkan salam atas mereka".
Bacaan sholawat ini sangat baik diamalkan setiap saat, termasuk bagi para ibu hamil. Selain membaca sholawat nabi, ibu hamil sebaiknya membaca doa berikut ini:
"Falammaa wa dho'atha qolat robbi innii wa dho'tuha untsaa walloohu 'alamu bima wadhoat walaisadz dzakaru kal unstaa wainnii sammaituha maryama wa innii u'idzuha bika wadzurriyyataha minasy syaitoonirrojiimi"
Yang artinya: "Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu, dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari setan yang terkutuk", (QS Al-Imran: 36).
Seperti itulah pentingnya mengamalkan sholawat nabi untuk ibu hamil. Sholawat nabi memiliki banyak keutamaan dan ini juga berlaku untuk para ibu hamil. Semoga Allah SWT melindungi seluruh umatnya.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah