Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merasa frustasi saat penyamarannya di ruang publik tidak berhasil. Ia heran karena dirinya tetap didatangi orang-orang yang minta foto saat sedang menyamar.
Momen ini dibagikan oleh akun TikTok @ganjarpranowofc. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 800 ribu kali dan mendapatkan 44 ribu tanda suka.
Dalam video, Ganjar terlihat sedang berada di sebuah rest area. Ia mengenakan topi dan masker sambil membawa sebuah tas. Orang nomor satu di Jawa Tengah itu tampak berusaha tidak menarik perhatian.
Ia terus berjalan menunduk di tengah orang-orang yang lalu-lalang. Tiba-tiba, seorang pria mendekatinya dan memberikan salam ke Ganjar Pranowo.
Pria itu tampak mengenali sosok di balik masker tersebut adalah seorang gubernur. Ia juga terus mengikuti Ganjar dan mengeluarkan ponsel diduga ingin berfoto bersama.
"Udah nyamar tetep aja ada yang mengenali," tulis Ganjar Pranowo sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Sabtu (15/1/2022).
Namun, Ganjar tampak sedang terburu-buru. Ia sudah dijemput sebuah mobil di lobi. Namun, gerak-geriknya itu ternyata justru semakin menjadi perhatian orang-orang sekitar.
Satpam rest area tersebut bahkan sampai mengejar Ganjar dan berusaha berfoto bersama. Karena tidak bisa, satpam itu hanya melakukan selfie dengan potret Ganjar yang membelakanginya.
Ganjar Pranowo lantas masuk ke dalam mobil dan beranjak pergi. Ia pun heran jika penyamarannya agar tidak terlihat mencolok tetap dikenali publik.
Baca Juga: Heboh Selebgram Palembang Dilaporkan Investasi Bodong, Warganet: Ada Arisan Juga
Ia kemudian meminta saran kepada warganet bagaimana melakukan penyamaran agar tidak dikenali publik. Pertanyaan ini rupanya langsung ramai dibalas warganet.
"Masukan dong, nyamarnya gimana biar berhasil ya?" tanya Ganjar.
Warganet membanjiri kolom komentar dengan berbagai saran sampai komentar kocak. Bahkan, ada yang menyebut Ganjar terkenal karena sudah menjadi selebgram.
"Rambut ndak bisa disamarin pak," kata warganet.
"Gimana gak ketahuan, ajudannya banyak," sahut warganet.
"Pakai sweater yang ada tutup kepalanya pak, yang warna hitam. Pakai masker sama kacamata cakep," saran warganet.
Berita Terkait
-
Heboh Selebgram Palembang Dilaporkan Investasi Bodong, Warganet: Ada Arisan Juga
-
Damprat Gadis yang Pamer Payudara di Stadion, Ibu-ibu Ini Malah Dikasari Penonton
-
Wanita Pamer Bayinya Jadi Anak Amanda Manopo di Ikatan Cinta, Ternyata Begini Kisahnya
-
Veni Nardianto, Anak Penjual Tahu Masuk Akpol Tanpa Biaya Sepersepun
-
Naik Angkot, Wanita Beri Salam ke Pria Pengendara Motor, Ujungnya Malu Sendiri
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis
-
Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman