Suara.com - Nama Putri Tanjung tengah menjadi trending topic di Twitter hingga Rabu (19/1/2022) pagi. Hal ini disebabkan karena kutipan Putri Tanjung sampai kehadirannya sebagai pembicara seminar "Menjadi Creativepreneur di Usia Muda".
Hingga berita ini dipublikasikan, nama Putri Tanjung sedikitnya telah dibahas dalam 11 ribu cuitan. Adapun kutipan Putri Tanjung yang ramai diperbincangkan dibagikan oleh akun Twitter @danaferdianto.
Akun ini membagikan foto Putri Tanjung beserta kutipan motivasinya kepada warganet. Ia memberikan saran agar publik berani mengambil risiko besar demi mendapatkan hasil yang besar juga.
"Gimana kita bisa tahu resikonya kalau engga kita ambil? High risk, high return," kata Staf Khusus Presiden dan Entrepreneur Putri Tanjung seperti dikutip Suara.com, Rabu (19/1/2022).
Selain itu, banyak warganet juga mengunggah poster Putri Tanjung yang akan menjadi pembicara seminar bersama Ruang Guru dan Youth Summit. Seminar ini berjudul "Menjadi Entrepreneur Sukses di Usia Muda".
Tak sampai di situ, cerita Putri Tanjung yang pernah mengalami kerugian mencapai Rp 800 juta juga tidak lupa dibahas. Putri salah satu kolongmerat Indonesia, Chairul Tanjung itu menceritakan pernah terpuruk akibat bisnisnya merugi ratusan juta.
Kala itu, Putri Tanjung mengakui cuma bisa mengurung diri di kamar selama dua hari. Namun, ia akhirnya berhasil bangkit dan bisa menjadi sukses di usia muda.
Kisah itu dijadikan contoh oleh Putri Tanjung untuk menjadi motivasi bagi para entrepreneur muda. Ia berharap para entrepreneur muda agar tidak takut mengambil resiko seperti dirinya.
Sontak, pernyataan Putri Tanjung tersebut langsung menjadi bulan-bulanan warganet. Warganet menyinyiri Putri Tanjung lantaran yang bersangkutan dinilai sudah memiliki privilege sebagai anak pengusaha tajir.
Hal itu dianggap warganet membuat Putri Tanjung sudah memiliki "start" yang bagus untuk menjadi pengusaha. Warganet menyebut hal tersbeut berbeda dengan sebagian orang yang benar-benar memulai dari nol, tanpa latar belakang perekonomian keluarga yang baik.
Berbagai opini yang mengkritisi Putri Tanjung pun diungkapkan warganet. Salah satu warganet yang pernah menghadiri seminar Putri Tanjung bahkan membeberkan dirinya sama sekali tidak mendapatkan motivasi.
"Tiap liat Putri Tanjung selalu inget kata dia pas di seminar, 'Saya pertama kali disuruh pegang event birthday party temen saya dan cuma dikasih 15 juta.' Keluar dari acara gaada rasa termotivasi sama sekali," beber warganet.
"Putri Tanjung mah gak bisa jadi patokan. Dia bisnis rugi Rp 800 juta juga reaksinya sedih terus dua hari mengurung diri di kamar. Coba kita rugi gitu, apa gak mau gila rasanya, gak usah ratusan juta, puluhan juta aja rugi, sedih, mengurung diri gak kerja, tambah makin gembel yang ada," komentar warganet.
"Beberapa orang tidak memiliki bapak kaya raya Putri Tanjung," sahut warganet lainnya.
"Putri Tanjung kalau gagal masih bisa pulang ke rumah orang tua ada makanan di meja gak bayar listrik rumah dll. Beberapa dari kita kalau gagal sampai gak bisa makan," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Viral Dua Pemuda Ini Pura-pura Menanam Padi di Sawah Demi Hindari Tilang, Netizen: Cerdas Semoga Selamat Kau Nak
-
Panggil Mas Gibran dan Ajak Salam Tos, Aksi Anak Kecil Ini Malah Tuai Sorotan Warganet
-
Merinding! Warganet Ini Ungkap Tanda Kewalian Mendiang Gus Dur Saat Membeli Durian
-
Hafal 30 Juz, Perempuan Ini Tak Boleh Main sebelum Setor Hafalan, Salut!
-
Emak-emak Lemas Nonton Layangan Putus, Nangis Sampai Tak Bersuara: Itu Sakit Banget
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono