Suara.com - Bertetangga memang sering kali ada dramanya. Seperti yang dialami oleh seorang warga yang menyesalkan tenda hajatan di jalan.
Pada cuitan di akun Twitter @seputartetangga, seorang warga curhat mengenai hajatan tetangganya.
Menurutnya, tenda hajatan tetangga tersebut menutupi jalan cluster sehingga warga lainnya sulit untuk mobilitas.
"Nikahan tapi ngeblok jalan orang cluster sampai enggak bisa lewat," tulis pengirim curhatan tersebut.
"Padahal masih ada orang yang mau kerja, pelatihan malah sampai ada yang jadwal cuci darah jadi enggak bisa lewat, udah saya videoin," imbuh warganet lain.
Menurut pengirim, orang yang mengadakan hajatan tersebut mengaku telah izin kepada RT dan RW setempat.
"Bilangnya mau kasih jalan buat motor leat tapi ternyata enggak dikasih lewat. Mau nikah kok dzolim, enggak bakal berkah," ungkapnya.
Cuitan tersebut tentu mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
"Jadi ingat pas tetangga nikahan tendanya benar-benar nutup jalan keluar rumah, jadi pas mau keluar naik motor lewati di tengah tamu," komentar warganet.
"Cuma ada satu jalan? Enggak ada jalan alternatif yang lainnya kah? di sini meskipun hajatan nutup jalan, pasti ada jalan alternatifnya si," imbuh warganet lain.
"Enggak cuman jalan juga, kadang-kadang orang hajatan itu suara sound systemnya, suara dieselnya ganggu banget ke tetangga-tetangga," tulis warganet di kolom komentar.
"Keinget dulu di rumah, warga kontrakan tapi saudaranya numpang hajatan di daerahku, hajatan full nutup jalan padahal itu jalan besar (kontainer bisa masuk) dipakai semua, dia nutupin jalan warga ke masjid," timpal lainnya.
"Itu yang punya hajat enggak ngobrol dulu sama tetangga sekitar? Atau minimal ngasih bingkisan buat izin pakai jalan satu hari untuk nikahan?" tambah lainnya.
Saat berita ini dibuat, cuitan tersebut telah disukai lebih dari 5000 kali dengan ratusan retweet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
-
Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!