Suara.com - Nama Siwi Widi Purwanti kembali dibicarakan setelah sidang perdana sebagai terdakwa kasus suap dan gratifikasi mantan pegawai Ditjen Pajak Wawan Ridwan dan Alfred Simanjuntak berlangsung, Rabu (26/1/2022). Lalu siapa Siwi Widi Purwanti?
Wanita yang merupakan mantan pramugari Garuda Indonesia itu disebut-sebut ikut kena cipratan uang korupsi Wawan Ridwan. Untuk tahu lebih banyak tentang siapa Siwi Widi Purwanti simak penjelasan profilnya berikut ini.
Siwi Widi Purwanti adalah mantan pramugari Garuda Indonesia dan seorang influencer. Namun ia lebih dikenal karena berbagai kontroversi dan keterlibatannya dalam kasus korupsi pegawai Ditjen Pajak.
Wanita kelahiran 2 Januari 1996 ini sering memamerkan foto-foto dirinya di akun Instagram @w_hadinata. Namun kekinian akun tersebut sudah tidak dapat diakses lagi.
Hilangnya akun Instagram Siwi Widi Purwanti ini bersamaan dengan mencuatnya kasus korupsi dan gosip dirinya dituduh sebagai simpanan bos Garuda Indonesia. Siwi Widi Purwanti pun sudah tidak menjadi pramugari sejak 2020. Ia mengakui statusnya sebagai pramugari kontrak di Garuda Indonesia sejak 2019.
Disebut Sebagai Simpanan Bos Garuda
Akun Twitter @digeeembok adalah yang pertama kali menyeret nama Siwi Widi Purwanti dalam skandal Direktur Garuda Indonesia. Ia menyebut beberapa pramugari sebagai selingkuhan para petinggi Garuda Indonesia.
Siwi Widi menjadi salah satu nama pramugari yang disebut oleh @digeeembok. Menanggapi tuduhan itu, Siwi pun melaporkan akun Twitter tersebut.
Baca Juga: Gaji Pramugari 6 Maskapai Ternama di Indonesia, Bisa Capai Puluhan Juta!
Siwi melaporkan akun Twitter @digeeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas dugaan pencemaran nama baik. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.
Namun, Siwi Widi kekinian telah mencabut laporannya. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan pencabutan laporan pramugari cantik tersebut.
"Memang benar, sejak 10 Juli yang lalu yang bersangkutan sudah mencabut laporannya dan sudah kami terima," kata Yusri kepada wartawan di Mako Polda Metro Jaya, Senin (31/8/2020).
Meskipun begitu Yusri Yunus tidak memberikan alasan kenapa Siwi Widi mencabut laporannya.
Kemunculan Siwi Widi Purwanti di muka publik tidak hanya menjadi sorotan perihal keterkaitannya dengan skandal bos Garuda. Publik juga memperhatikan wajah eks pramugari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal