Suara.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK menyoroti terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.
Jusuf Kalla mengatakan, pemindahan IKN akan menghadapi banyak masalah.
Ia juga menyebut, pemindahan IKN bukan hal yang mudah dilakukan.
Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, hal tersebut diungkapkan dalam webinar bertajuk Merawat Kebinekaan, Menjaga Keutuhan NKRI, Senin (31/1/2022) lalu.
"Nanti akan ada masalah, pasti, akan ada, masalah anggaran, lah, lokasi, dan sebagainya," katanya, dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hal tersebut sudah menjadi tugas pemerintah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.
Menurutnya, pemindahan ibu kota sangat rumit dan tidak mudah.
Ia menyarankan agar persoalan rumit tersebut diselesaikan bersama-sama.
"Tentu bukan hal gampang. Rumit sekali pemindahan Ibu Kota itu," ujarnya.
Baca Juga: Bela Edy Mulyadi, Gus Nur Ucap Syahadat: Saya Tak Ikut Dosa Berjamaah Jika...
Sebelumnya diberitakan, DPR telah mengesahkan RUU IKN menjadi UU.
Hal tersebut membuat pembangunan IKN di Kalimantan Timur telah memiliki landasan hukum yang jelas.
Sementara itu, Presiden Jokowi juga telah menetapkan nama IKN baru Indonesia bernama Nusantara.
Berita Terkait
-
Minta Hentikan Perdebatan Pemindahan Ibu Kota Negara, Jusuf Kalla: Pasti Akan ada Masalah
-
PDIP Usulkan Ahok Jadi Kepala Otorita, Megawati Diminta Lihat Rekam Jejak
-
Bela Edy Mulyadi, Gus Nur Ucap Syahadat: Saya Tak Ikut Dosa Berjamaah Jika...
-
Pengamat Nilai Ahok Kurang Layak Jadi Kepala Otorita: Pertamina Saja Amburadul
-
Bukan Tempat Jin Buang Anak, IKN Dikhawatirkan Jadi Tempat PNS Hamburkan Uang SPJ
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara