Suara.com - Survei lembaga riset Political Weather Station (PWS) menunjukkan sebanyak 67,8 persen responden puas atas kinerja pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin.
Sementara responden survei yang menjawab kurang puas atas kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil presiden Ma'ruf Amin berjumlah 23,5 persen.
Hasil itu diperoleh dari jajak pendapat yang melibatkan 1.421 responden. Selain puas dan kurang puas, terdapat pula 8,7 persen responden yang mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.
Direktur Riset PWS Mohammad Tidzi AM menilai, tingkat kepuasan masih tinggi karena respons positif masyarakat melihat kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf meski sempat digempur pandemi Covid-19.
"Mayoritas publik tetap mengapresiasi positif pemerintahan Jokowi-Ma’ruf," kata Tidzi dalam paparannya secara virtual, Jumat (4/2/2022).
Dalam survei, esponden juga diberikan pertanyaan "secara umum bagaimana kondisi ekonomi negara kita selama periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi sekarang ini dibandingkan dengan periode pertama kepemimpinan beliau?"
Hasilnya masyarakat tidak begitu merasakan adanya perubahan yang signifikan. Sebanyak 42,9 persen responden menilai kalau kondisi ekonomi nasional sama saja, 35,1 persen semakin baik dan 22,9 persen semakin buruk.
"Kondisi ekonomi nasional kita di mata sebagian besar masyarakat Indonesia tidak terlalu buruk, dibandingkan 5 tahun sebelumnya," ujarnya.
Survei dilakukan pada 13 hingga 23 Januari 2022 di 34 provinsi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan pedoman kuesioner melalui aplikasi Google Form.
Baca Juga: Arifin Tasrif Lagi Isoman, Jokowi Tunjuk Bahlil jadi Menteri ESDM Ad Interim
Ambang batas kesalahan kurang lebih 2,6 persen. Sedangkan tingkat kepercayaan survei tersebut sebesar 95 persen.
Berita Terkait
-
Arifin Tasrif Lagi Isoman, Jokowi Tunjuk Bahlil jadi Menteri ESDM Ad Interim
-
Capres-Cawapres Beken Tak Jaminan Bisa Naik Perahu Parpol di Pilpres 2024, Ray Rangkuti Contohkan Maruf Amin jadi Wapres
-
Tinjau Kampung Jeruk di Karo, Jokowi: Masih Perlu Banyak Perbaikan
-
Dapat Bantuan Rp1,2 Juta dari Jokowi, Pedagang Pasar Kebun Lada: Buat Modal Tambah Telur
-
Sri Mulyani: Uang Pajak dari Masyarakat Buat Bangun Proyek Pembangunan Infrastruktur
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!