Suara.com - Dua orang siswa sekolah dasar basah kuyup akibat jatuh di selokan. Kedua bocah tersebut terjatuh di selokan kotor dengan kondisi masih memakai seragam sekolah.
Melansir dari akun Instagram @andreli_48, dua bocah tersebut papasan dengan truk yang nekat masuk di jalan sempit.
Akibatnya, keduanya tercebur ke selokan dengan kondisi berseragam dan tas sekolah yang ikut nyemplung.
"Dua anak sekolah tercebur gegara papasan dengan truk di jalan yang sempit," tulis akun tersebut.
"Hormati pengguna jalan lain, jadikan jalan raya tempat yang nyaman dan aman," imbuhnya.
Dua bocah tersebut tercebur karena menghindari truk yang melintas di jalanan sempit.
Pada video yang beredar, keduanya sedang ditolong warga dan dibantu manjat dari selokan.
Video dua bocah masuk selokan tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Semoga adik-adik ini kelak menjadi tercapai impiannya dan menjadi pimpinan yang bijak dan amanah serta pintar," komentar warganet.
"Ya Allah untung airnya enggak dalam," imbuh warganet lain.
"Mengejar cita-cita tak mengenal rintangan," tulis warganet di kolom komentar.
"Kasihan gegara trek doang," timpal lainnya.
"Makasih pak nolongin adik-adik ini, semoga sehat selalu dan adik-adik semoga kalian sukses ya suatu hari nanti," balas warganet lain.
Saat berita ini dibuat, video tersebut tekah disukai ratusan warganet. Menurut penelusuran, dua bocah yang masuk selokan diduga terjadi di Aceh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen