Novel pun mengungkapkan perusakan budaya KPK sama saja dengan menghancurkan bagian dasarnya.
“Merusak budaya organisasi merupakan pelemahan/penghancuran KPK yang sangat mendasar,” tegasnya.
Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan beredar foto baliho yang memampangkan wajah Firli Bahuri. Di dalamnya dituliskan pesan anti-korupsi, ‘Siapa Saja Yang Korupsi Kita Tangkap.’
Belakangan, lewat akun Twitter pribadinya, @filribahuri membantah baliho tersebut dibuat olehnya.
“Terima kasih kirimannya sahabat, terus terang saya tidak tahu siapa dan di mana itu di pasang. Masyarakat yg banyak aspirasinya banyak. Jika itu dimaksudkan untuk mendukung kerja KPK, saya mengucapkan terima kasih. KPK adalah penegak hukum yang independent. Salam Anti Korupsi,” tulisnya pada Sabtu (19/2/2022) seperti dikutip Suara.com.